Halaman ini untuk pemilik usaha kecil yang membayar upah tanpa aplikasi payroll: warung, toko, bengkel, atau rumah produksi dengan satu sampai belasan pekerja. Generator di atas membuat slip upah yang ringkas — setiap pendapatan ditulis sebagai jumlah hari atau jam dikali tarif, potongan seperti kasbon dicatat terpisah, dan ada kolom tanda tangan. Upah bisa harian, mingguan, atau bulanan, dan BPJS serta PPh 21 hanya dihitung bila kamu nyalakan untuk pekerja bulanan.
Poin utama
- Usaha sekecil apa pun yang mempekerjakan orang wajib memberi bukti pembayaran upah berisi rincian setiap kali upah dibayar.
- Rincian yang paling mudah diperiksa pekerja adalah jumlah × tarif, misalnya 6 hari × Rp120.000.
- Kasbon dan potongan Pasal 63 lain hanya boleh bila disepakati, dan jumlahnya tidak boleh lebih dari separuh upah yang dibayar; batas ini tidak otomatis mencakup PPh 21 dan iuran BPJS.
- Upah dibayar paling lama sebulan sekali; mingguan dan harian juga sah.
- Slip yang ditandatangani kedua pihak berguna sebagai bukti serah terima uang tunai.
Slip gaji sederhana untuk siapa
Banyak usaha kecil membayar upah tunai di akhir minggu dan mencatatnya di buku tulis. Cara itu cepat, tetapi sering berujung pada salah paham: berapa hari dihitung, apakah uang makan termasuk, berapa kasbon yang sudah dipotong. Slip sederhana memindahkan catatan itu ke selembar kertas yang dipegang kedua pihak. Pekerja bisa menghitung ulang di tempat, dan pemilik usaha punya bukti bahwa upah sudah dibayar.
Generator ini sengaja berbeda dari generator slip gaji umum. Tidak ada logo, tidak ada tunjangan bertingkat, dan iuran BPJS serta pajak dimatikan sebagai bawaan. Setiap baris pendapatan punya jumlah dan tarif, karena upah usaha kecil biasanya dihitung per hari, per potong, atau per shift. Untuk karyawan tetap dengan lembur dan beberapa tunjangan, gunakan slip gaji karyawan.
Contoh slip gaji sederhana yang sudah terisi
Contoh ini adalah isian bawaan generator: juru masak di warung makan yang dibayar mingguan, dengan upah harian, uang makan per hari, bonus akhir pekan, dan kasbon.
Senin 7 – Sabtu 12 September 2026
Joko
Juru masak
mingguan
Sabtu, 12 September 2026
| Upah harian (6 × Rp120.000) | Rp720.000 |
| Uang makan (6 × Rp15.000) | Rp90.000 |
| Bonus ramai akhir pekan | Rp50.000 |
| Total pendapatan | Rp860.000 |
| Kasbon | Rp100.000 |
| Total potongan | Rp100.000 |
(………………………)
(………………………)
Setiap angka di kolom pendapatan bisa diperiksa tanpa kalkulator: enam hari kerja, tarif sehari, dan hasil kalinya tertulis di baris yang sama. Kasbon muncul sebagai potongan dengan nama yang jelas, sehingga pekerja tahu utangnya berkurang berapa. Dua kolom tanda tangan di bawah menandai bahwa uang tunai sudah berpindah tangan.
Isi minimal slip gaji sederhana
PP 36/2021 tentang Pengupahan Pasal 53 ayat (2) hanya mensyaratkan satu hal: bukti pembayaran upah memuat rincian upah yang diterima pekerja, diberikan pada saat upah dibayarkan. Tidak ada daftar kolom wajib, tidak ada ukuran kertas, dan tidak ada larangan bukti tulisan tangan. Pelanggarannya dikenai sanksi administratif bertahap menurut Pasal 79. Tabel berikut memisahkan isi yang tertulis sebagai kewajiban dari isi yang sekadar berguna.
| Isi | Status | Kenapa | Dasar |
|---|---|---|---|
| Nama usaha | Wajar ada | Menunjukkan siapa yang membayar | — |
| Nama pekerja | Wajar ada | Menunjukkan kepada siapa upah dibayar; upah wajib dibayar kepada pekerja yang bersangkutan atau kuasanya | PP 36/2021 Pasal 53 ayat (1) dan (4) |
| Periode dan tanggal bayar | Wajar ada | Jangka waktu pembayaran paling lama 1 bulan; tanggal bayar menjadi dasar menghitung keterlambatan | Pasal 55 ayat (4); Pasal 61 |
| Rincian setiap pendapatan | Wajib | Kewajiban yang tertulis adalah rincian upah yang diterima | Pasal 53 ayat (2) |
| Rincian setiap potongan | Bagian dari rincian | Potongan hanya bila diatur di perjanjian kerja/PP/PKB; potongan Pasal 63 (kasbon, cicilan, denda, ganti rugi, sewa, kelebihan bayar) paling banyak 50% | Pasal 58, 63, dan 65 |
| Jumlah yang diterima | Bagian dari rincian | Hasil pendapatan dikurangi potongan | Pasal 53 ayat (2) |
| Tanda tangan pembayar dan penerima | Tidak diwajibkan | Berguna sebagai bukti serah terima uang tunai | — |
| Logo, NIK, NPWP | Tidak diwajibkan | Slip sederhana tidak memerlukannya | — |
Karena yang diwajibkan adalah rincian, slip yang hanya menulis "upah minggu ini Rp760.000" tanpa pecahan tidak memenuhi maksud pasal itu. Sebaliknya, slip tulisan tangan yang merinci hari kerja, uang makan, dan kasbon sudah memenuhinya.
Upah harian, mingguan, atau bulanan
PP 36/2021 Pasal 55 ayat (3) membolehkan upah dibayar harian, mingguan, atau bulanan, dan ayat (4) membatasi jangka waktu pembayaran paling lama satu bulan. Upah dibayar dalam rupiah (Pasal 54) pada tanggal yang disepakati, dan bila tempat pembayaran tidak disepakati, di tempat pekerja biasa bekerja (Pasal 56). Pilih periode di generator sesuai kesepakatan dengan pekerja; judul slip berubah menjadi slip upah harian, mingguan, atau slip gaji untuk periode bulanan.
| Periode | Slip diberikan | Baris pendapatan utama | Catatan dan dasar |
|---|---|---|---|
| Harian | setiap hari kerja | upah sehari | upah sehari × 25 (6 hari kerja) atau × 21 (5 hari kerja) — untuk dasar lembur, PP 35/2021 Pasal 33 |
| Mingguan | setiap minggu | jumlah hari × upah sehari, ditambah tunjangan | — |
| Bulanan | setiap bulan | upah sebulan | iuran BPJS dan PPh 21 TER dihitung bulanan |
| Lebih dari sebulan | tidak boleh | — | jangka waktu pembayaran upah paling lama 1 bulan, PP 36/2021 Pasal 55 ayat (4) |
Pekerja harian yang lembur memakai rumus upah sebulan tersendiri untuk menghitung upah lemburnya: upah sehari dikali 25 atau 21 menurut PP 35/2021 Pasal 33. Hitungannya ada di kalkulator lembur, dan hasilnya bisa ditulis sebagai satu baris pendapatan di slip ini. Upah minimum yang berlaku di daerahmu tercantum di halaman upah minimum 2026.
Kasbon dan batas potongan upah
PP 36/2021 Pasal 58 menyebut hal-hal yang dapat diperhitungkan dengan upah, antara lain denda, ganti rugi, uang muka upah, sewa rumah atau barang milik perusahaan, utang atau cicilan utang pekerja, dan kelebihan pembayaran upah, sepanjang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Pemotongannya sendiri diatur Pasal 63, dan Pasal 65 membatasi jumlah pemotongan yang disebut Pasal 63 itu paling banyak 50% dari setiap pembayaran upah yang diterima pekerja. Batas 50% Pasal 65 berlaku atas jumlah pemotongan yang disebut dalam Pasal 63, seperti denda, ganti rugi, uang muka, sewa, utang/cicilan, dan kelebihan pembayaran upah; batas ini tidak otomatis membatasi PPh 21 dan iuran jaminan sosial.
Bagi usaha kecil, batas itu paling sering bersinggungan dengan kasbon. Kasbon besar sebaiknya dicicil beberapa kali gajian daripada dipotong sekaligus. Generator memberi tanda bila baris potongan yang kamu tulis melebihi 50% dari pendapatan pada slip itu, tanpa menjumlahkan BPJS dan PPh 21, lalu tetap menampilkan slipnya supaya angkanya bisa dibicarakan ulang.
Langkah membuat slip upah
Enam langkah di bawah cukup untuk slip yang rapi dan bisa dipertanggungjawabkan. Urutannya sama untuk upah harian, mingguan, maupun bulanan.
Cetak dua lembar dengan tombol cetak, atau simpan sebagai PDF untuk dikirim lewat pesan. Tombol salin teks menghasilkan versi rata kiri yang enak ditempel di WhatsApp. Tombol CSV menghasilkan satu baris per komponen yang bisa dikumpulkan menjadi rekap bulanan di spreadsheet; untuk rekap banyak pekerja sekaligus, template slip gaji Excel dan Word lebih cocok.
Contoh hitung slip upah langkah demi langkah
Contoh 1 — upah mingguan dengan kasbon (isian bawaan). Joko, juru masak, bekerja 6 hari.
- Upah harian: 6 × Rp120.000 = Rp720.000.
- Uang makan: 6 × Rp15.000 = Rp90.000. Bonus ramai akhir pekan Rp50.000.
- Total pendapatan: Rp720.000 + Rp90.000 + Rp50.000 = Rp860.000.
- Kasbon Rp100.000, atau 11,6% dari pendapatan, di bawah batas 50%.
- Upah diterima: Rp860.000 − Rp100.000 = Rp760.000.
Contoh 2 — upah harian satu hari. Pekerja cuci di usaha laundry, dibayar setiap sore.
- Pilih periode harian; baris 1 "Upah harian", jumlah 1, tarif Rp110.000.
- Baris 2 "Uang transport", jumlah 1, tarif Rp20.000.
- Tanpa potongan: upah diterima Rp130.000, dengan slip yang ditandatangani hari itu juga.
Contoh 3 — pegawai toko bulanan dengan BPJS dan PPh 21. Upah pokok Rp3.750.000 dan uang makan 26 × Rp20.000, status TK/0, pilihan BPJS dinyalakan.
- Pendapatan: Rp3.750.000 + Rp520.000 = Rp4.270.000.
- BPJS dari upah pokok Rp3.750.000: Kesehatan Rp37.500, JHT Rp75.000, JP Rp37.500, total Rp150.000.
- Bruto pajak: Rp4.270.000 + JKK Rp9.000 + JKM Rp11.250 + BPJS Kesehatan perusahaan Rp150.000 = Rp4.440.250, masih di lapisan TER 0% kategori A. PPh 21 Rp0.
- Upah diterima: Rp4.270.000 − Rp150.000 = Rp4.120.000; iuran yang ditanggung usaha Rp384.000.
Contoh 4 — kasbon di atas batas. Upah mingguan tetap Rp860.000, tetapi pekerja minta kasbon Rp500.000 dipotong sekaligus.
- Rp500.000 ÷ Rp860.000 = 58,1%, melewati batas 50% Pasal 65.
- Batas minggu itu Rp430.000. Sisa Rp70.000 bisa dipotong pada gajian berikutnya bila disepakati.
Kapan perlu BPJS dan PPh 21 di slip gaji sederhana
Pilihan BPJS dan PPh 21 hanya muncul untuk periode bulanan, karena iuran BPJS dihitung per bulan dan PPh 21 metode TER bulanan berlaku untuk pegawai tetap. Bila dinyalakan, baris pendapatan pertama dianggap upah pokok dan dipakai sebagai dasar iuran; baris lain dianggap tunjangan tidak tetap. Kepesertaan BPJS usaha kecil dan kewajibannya dibahas di halaman iuran BPJS Ketenagakerjaan dan kalkulator iuran BPJS Kesehatan.
Untuk pekerja harian atau mingguan, PPh 21 dihitung dengan aturan pegawai tidak tetap dalam PMK 168/2023 yang belum kami kerjakan, jadi generator tidak menghitungnya. Tabel TER harian PP 58/2023 memberi tarif 0% sampai Rp450.000 sehari; bila ada PPh 21 yang dipotong, tulis sebagai baris potongan. Tabel TER lengkap ada di halaman tarif TER.
Terlambat membayar upah
Bila upah dibayar lebih lambat dari tanggal yang disepakati, tanggal pembayaran yang tertulis di slip menjadi bukti yang penting. Tanggal di slip lebih dari sekadar catatan. PP 36/2021 Pasal 61 ayat (1) mengenakan denda keterlambatan upah: mulai hari keempat sampai hari kedelapan dari tanggal seharusnya upah dibayar, 5% untuk setiap hari keterlambatan; sesudah hari kedelapan ditambah 1% per hari, dengan batas 50% dari upah dalam satu bulan; sesudah sebulan ditambah bunga setara suku bunga tertinggi bank pemerintah. Slip bertanggal menunjukkan kapan upah benar-benar dibayar.
Kesalahan umum slip gaji usaha kecil
- Menulis total tanpa rincian. Pasal 53 ayat (2) meminta rincian upah.
- Memotong kasbon sekaligus melebihi separuh upah. Pada Contoh 4, batas minggu itu Rp430.000.
- Menggabungkan uang makan ke upah harian. Baris terpisah memudahkan pekerja memeriksa dan memudahkan hitung THR, karena THR dihitung dari upah pokok dan tunjangan tetap, bukan dari tunjangan tidak tetap.
- Membayar lebih dari sebulan sekali. Pasal 55 ayat (4) membatasi jangka waktu pembayaran paling lama satu bulan.
- Tidak menyimpan salinan. Tanpa arsip, usaha sulit membuktikan pembayaran bila kelak ada perselisihan.
Kewajiban tahunan juga perlu diingat walaupun slipnya sederhana. Pekerja dengan masa kerja paling sedikit satu bulan berhak atas THR keagamaan, termasuk pekerja harian lepas dengan rumus rata-rata upah; hitungannya ada di kalkulator THR. Bila hubungan kerja berakhir, lihat halaman pesangon.
Sumber dan dasar hukum
- PP 36/2021 tentang Pengupahan — Pasal 53 ayat (1)–(4), 54, 55 ayat (3)–(4), 56, 58, 61, 65, 79. JDIH Kemnaker (PDF). Diperiksa 14 September 2026.
- PP 35/2021 — Pasal 33 (upah sebulan pekerja harian untuk lembur). JDIH Kemnaker (PDF). Diperiksa 14 September 2026.
- PP 58/2023 (TER bulanan dan harian) dan PMK 168/2023 Pasal 5 dan 15. JDIH Kemenkeu (PDF). Diperiksa 14 September 2026.
- PP 44/2015, PP 45/2015, PP 46/2015, Perpres 64/2020, Perpres 59/2024 Pasal 32 — tarif iuran BPJS, batas upah JP menurut bulan gaji, dan batas bawah dasar iuran BPJS Kesehatan, dari modul tarif situs. Diperiksa 14 September 2026.
- Data: slip-aturan.csv, slip-varian.csv — lisensi CC BY 4.0. Metodologi.
Pertanyaan yang sering ditanya
Apakah usaha kecil wajib membuat slip gaji?
Apa isi slip gaji sederhana yang paling penting?
Bolehkah upah karyawan warung dibayar mingguan?
Berapa maksimal kasbon yang boleh dipotong dari gaji?
Apakah slip gaji tulisan tangan sah?
Perlukah slip upah harian dipotong PPh 21?
Bagaimana jika pekerja menolak menandatangani slip?
Ditinjau oleh Deepak Middha
Chartered Accountant dan pemegang Series 65, dengan 18 tahun di industri hedge fund pada akuntansi dana, administrasi investasi, dan pelaporan. Rujukan pasal, batas potongan, dan hitungan BPJS serta PPh 21 di halaman ini diperiksa terhadap PP 36/2021, PP 35/2021, PP 58/2023, dan PMK 168/2023.