Cara menggunakan
- Pilih tanggal wafat almarhum/almarhumah.
- Tekan tombol Hitung Tanggal Selamatan.
- Lihat tabel tanggal tiap peringatan lengkap dengan hari dan pasaran Jawa.
Rumus dan cara menghitung
Konvensi: hari wafat dihitung sebagai hari ke-1. Maka peringatan “hari ke-N” jatuh pada tanggal wafat + (N − 1) hari.
| Peringatan | Hitungan | Ditambah |
|---|---|---|
| Geblag (surtanah) | Hari wafat (hari ke-1) | +0 hari |
| Nelung dina | 3 hari | +2 hari |
| Mitung dina | 7 hari | +6 hari |
| Matang puluh | 40 hari | +39 hari |
| Nyatus | 100 hari | +99 hari |
| Mendhak pisan | 1 tahun (354 hari, taun Jawa) | +353 hari |
| Mendhak pindho | 2 tahun (709 hari, taun Jawa) | +708 hari |
| Nyewu | 1000 hari | +999 hari |
Contoh: wafat 17 Agustus 2024 (Sabtu Legi).
- Mitung dina (7 hari) = +6 = 23 Agustus 2024 (Jumat Pahing)
- Matang puluh (40 hari) = +39 = 25 September 2024 (Rabu Kliwon)
- Nyatus (100 hari) = +99 = 24 November 2024 (Minggu Kliwon)
- Nyewu (1000 hari) = +999 = 13 Mei 2027 (Kamis Kliwon)
Hitungan mendhak pisan dan pindho di atas sesuai petung pasaran tradisional (patsarpat & rosarpat), sehingga jatuh pada hari dan pasaran yang tepat menurut tradisi.
Pertanyaan yang sering ditanya
Apakah hari wafat dihitung sebagai hari ke-1?
Ya. Dalam tradisi Jawa, hari wafat dihitung sebagai hari pertama. Karena itu peringatan hari ke-7 jatuh pada tanggal wafat ditambah 6 hari, hari ke-40 ditambah 39 hari, dan seterusnya.
Bagaimana cara menghitung 7, 40, 100, dan 1000 hari dengan benar?
Karena hari wafat adalah hari ke-1, rumusnya adalah tanggal wafat + (N − 1) hari. Jadi 7 hari = +6, 40 hari = +39, 100 hari = +99, dan 1000 hari = +999. Kalkulator ini menghitungnya otomatis lengkap dengan hari dan pasaran.
Apa itu pasaran dalam kalender Jawa?
Pasaran adalah siklus lima hari dalam penanggalan Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Pasaran penting dalam menentukan tanggal selamatan karena tradisi mempertimbangkan gabungan hari dan pasaran.
Bagaimana mendhak pisan dan mendhak pindho dihitung?
Mendhak pisan (1 tahun) dan mendhak pindho (2 tahun) memakai tahun Jawa yang berbasis bulan (sekitar 354 hari per tahun), bukan tahun Masehi. Perhitungan ini disesuaikan dengan petung pasaran tradisional agar jatuh pada hari dan pasaran yang tepat.
Mengapa tanggal selamatan penting dalam tradisi Jawa?
Selamatan adalah bentuk doa dan penghormatan kepada yang telah wafat sekaligus mempererat keluarga. Menentukan tanggalnya dengan tepat membantu keluarga mempersiapkan acara tahlil dan doa bersama pada waktu yang sesuai tradisi.
Kalkulator ini alat bantu untuk memperkirakan tanggal. Tradisi tiap daerah dan keluarga dapat berbeda — mohon selalu sesuaikan dengan kebiasaan setempat dan petunjuk sesepuh atau tokoh agama. Turut berbelasungkawa atas berpulangnya orang terkasih.