Kalkulator gaji bersih metode TER: PPh 21, BPJS, dan hitungan Desember

Gaji bersih = gaji kotor − iuran BPJS pekerja (Kesehatan 1%, JHT 2%, JP 1%) − PPh 21. Januari–November PPh 21 = tarif TER × bruto sebulan; Desember dihitung ulang setahun dengan biaya jabatan 5% (maks Rp6.000.000), iuran JHT/JP, PTKP, dan tarif Pasal 17. Contoh: gaji Rp10 juta TK/0 → bersih Rp9.338.650 sebulan.

Batas upah JP mengikuti bulan gaji; hitungan Desember memakai setiap bulan tahun ini.
Sesuai penggolongan di slip atau perjanjian kerjamu.
Misalnya uang makan yang dihitung per hari hadir.
Dipakai untuk hitungan setahun dan Desember.
Batas bawah dasar iuran BPJS Kesehatan: UMP, atau UMK bila daerahmu menetapkannya (Perpres 59/2024 Pasal 32). Tidak ada angka bawaan.
Untuk usaha mikro/kecil wajib diisi: batas bawah UMP/UMK tidak berlaku bagi mereka (Pasal 32 ayat (4)) dan batas penggantinya belum ditetapkan.

Kalkulator ini menjawab berapa gaji yang benar-benar masuk rekening setelah iuran BPJS dan PPh 21 dipotong, dengan metode TER yang dipakai pemberi kerja sejak Januari 2024. Setiap langkah bisa dibuka satu per satu beserta pasal peraturannya, termasuk hitungan ulang di bulan Desember yang membuat potongan akhir tahun sering berbeda dari bulan lain. Kamu tidak perlu mengisi nama, NIK, atau NPWP.

Potongan BPJS pekerja1% + 2% + 1%Kesehatan, JHT, JP; dasar Kesehatan paling rendah UMP/UMK dan paling tinggi Rp12 juta; batas upah JP Rp10.547.400 Januari–Februari 2026, Rp11.086.300 sejak Maret 2026
Kategori TERA · B · Cditentukan status PTKP, PP 58/2023
Biaya jabatan5%, maks Rp6 jtsetahun, hanya di Masa Pajak Terakhir, PMK 168/2023 Pasal 10
PTKP TK/0Rp54 jutasetahun, +Rp4,5 juta kawin dan per tanggungan

Poin utama

  • Januari sampai November, PPh 21 = tarif TER × bruto sebulan. Tidak ada PTKP dan biaya jabatan yang dikurangkan di bulan-bulan itu.
  • Bruto untuk pajak lebih besar dari gaji tunai, karena JKK, JKM, dan BPJS Kesehatan bagian perusahaan ikut dihitung.
  • Desember dihitung ulang setahun dengan tarif Pasal 17. Hasilnya bisa lebih besar, lebih kecil, atau negatif dan dikembalikan.
  • Iuran JHT dan JP yang kamu bayar dikurangkan penuh tanpa batas rupiah; batas Rp2,4 juta setahun milik biaya pensiun pensiunan.
  • Mode gross-up mencari tunjangan PPh yang tepat menutup pajaknya, sehingga gaji bersih sama dengan gaji tunai dikurangi BPJS.
Data per 14 September 2026

Cara kalkulator gaji bersih ini bekerja

Kebanyakan kalkulator gaji di internet mengeluarkan satu angka tanpa memperlihatkan jalan ke sana. Di sini jalannya sama pentingnya dengan hasil, karena angka yang tidak bisa diperiksa tidak bisa dicocokkan dengan slip gaji. Hasil kalkulator dibagi dua bagian. Bagian pertama adalah bulan Januari sampai November, saat pemberi kerja memotong PPh 21 dengan tarif efektif rata-rata. Bagian kedua adalah Desember, bulan ketika seluruh penghasilan setahun dihitung ulang dengan tarif progresif lalu dikurangi potongan yang sudah terjadi.

Isi gaji pokok, tunjangan, lembur, dan THR atau bonus bila ada. Pilih status PTKP sesuai keadaanmu pada awal tahun dan kelas risiko JKK perusahaanmu. Dasar upah BPJS boleh dikosongkan; kalkulator memakai gaji pokok ditambah tunjangan tetap, konvensi yang sama dengan kalkulator iuran BPJS Ketenagakerjaan di situs ini. Kalau slip gajimu memakai dasar lain, tulis angkanya. Pilih bulan dan tahun gaji, karena batas upah JP berganti setiap Maret; hitungan Desember memakai batas yang berlaku di setiap bulan tahun itu. Untuk BPJS Kesehatan, isi UMP atau UMK tempat kerja supaya batas bawah dasar iurannya ikut diterapkan; usaha mikro dan kecil mengisi dasar iuran yang terdaftar.

Tab Gross-up dipakai bila perusahaan menanggung pajakmu lewat tunjangan PPh. Kalkulator lalu mencari besar tunjangan yang tepat menutup PPh 21 bulan itu dan PPh 21 Desember. Tombol unduh menyimpan seluruh langkah ke berkas CSV atau TXT, supaya bisa dibawa ke bagian HR atau dibandingkan dengan bukti potong di akhir tahun.

Rumus gaji bersih dari gaji kotor

Gaji bersih, atau take home pay, adalah uang yang diterima setelah semua potongan pekerja. Rumusnya pendek, tetapi setiap unsurnya punya aturan sendiri:

Gaji bersih = penghasilan tunai − iuran BPJS pekerja − PPh 21 − potongan lain
Bruto pajak = penghasilan tunai + JKK + JKM + BPJS Kesehatan bagian perusahaan
PPh 21 Januari–November = tarif TER (kategori, bruto pajak) × bruto pajak
PPh 21 Desember = tarif Pasal 17 × PKP setahun − PPh 21 Januari–November

Yang paling sering luput adalah baris kedua. PMK 168/2023 Pasal 5 ayat (3) memasukkan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan jaminan kesehatan yang dibayar pemberi kerja ke dalam penghasilan pegawai. Uangnya tidak pernah kamu pegang, tetapi ikut menaikkan bruto yang menentukan lapisan TER. Sebaliknya, iuran JHT dan Jaminan Pensiun bagian perusahaan tidak termasuk. Pada gaji Rp10 juta dengan risiko JKK sangat rendah, selisih ini sebesar Rp454.000 sebulan, cukup untuk menggeser bruto ke lapisan TER yang lebih tinggi.

Pada bulan biasa tidak ada pengurang pajak sama sekali. Biaya jabatan, iuran pensiun, dan PTKP baru dipakai di Masa Pajak Terakhir, yaitu Desember atau bulan ketika pegawai berhenti bekerja. Karena itu jumlah potongan sebelas bulan hampir tidak pernah tepat sama dengan pajak setahun, dan selisihnya diselesaikan di akhir tahun.

Status PTKP dan kategori TER

Metode TER tidak memakai satu tabel, melainkan tiga. PP 58/2023 Pasal 2 mengelompokkan delapan status PTKP ke dalam kategori A, B, dan C, dan setiap kategori punya tabel tarif bulanan sendiri. Status diambil dari keadaan pada awal tahun kalender, sesuai PMK 168/2023 Pasal 9 ayat (4). Menikah pada bulan Juni tidak mengubah kategori TER tahun itu; perubahannya baru berlaku Januari berikutnya.

Status PTKP, PTKP setahun (PMK 101/2016), dan kategori TER (PP 58/2023 Pasal 2). Kolom 0% menunjukkan bruto sebulan tertinggi yang belum dipotong di bulan Januari–November.
StatusPTKP setahunPTKP ÷ 12Kategori TERTER 0% sampaiTabel
TK/0Rp54.000.000Rp4.500.000ARp5.400.00044 lapisan
TK/1Rp58.500.000Rp4.875.000ARp5.400.00044 lapisan
K/0Rp58.500.000Rp4.875.000ARp5.400.00044 lapisan
TK/2Rp63.000.000Rp5.250.000BRp6.200.00040 lapisan
TK/3Rp67.500.000Rp5.625.000BRp6.200.00040 lapisan
K/1Rp63.000.000Rp5.250.000BRp6.200.00040 lapisan
K/2Rp67.500.000Rp5.625.000BRp6.200.00040 lapisan
K/3Rp72.000.000Rp6.000.000CRp6.600.00041 lapisan

Diagram berikut menunjukkan urutan keputusannya: status menentukan kategori, bruto menentukan lapisan, dan bulan menentukan apakah TER atau Pasal 17 yang dipakai.

Dari status PTKP ke kategori TER ke tarif1. Status PTKP per 1 Januarikawin atau tidak, jumlah tanggungan palingbanyak 3kategori A=TK/0 · TK/1 · K/0Kategori A0% sampai Rp5.400.000 sebulan, 44 lapisanatau kategori B=TK/2 · TK/3 · K/1 · K/2Kategori B0% sampai Rp6.200.000 sebulan, 40 lapisanatau kategori C=K/3Kategori C0% sampai Rp6.600.000 sebulan, 41 lapisanhitung bruto+2. Bruto sebulangaji, tunjangan, lembur, THR/bonus, ditambahJKK, JKM, dan BPJS Kesehatan bagian perusahaancocokkan3. Cari lapisan di tabel kategoritarif berlaku bila bruto di atas batas lapisansebelumnya dan paling tinggi sama dengan bataslapisan inisetiap bulan4. Januari–November: PPh = tarif × brutotanpa biaya jabatan, tanpa PTKP, tanpapengurang iuranMasa Pajak Terakhir=5. Desember atau bulan berhenti kerjabruto setahun − biaya jabatan − iuran JHT/JP −PTKP = PKP; tarif Pasal 17 − PPh yang sudahdipotong
Setiap status hanya punya satu kategori, jadi dua orang dengan gaji sama tetapi status berbeda bisa dipotong berbeda. Batas 0% tiap kategori lebih tinggi daripada PTKP setahun dibagi 12 untuk semua status. Sumber: PP 58/2023 Pasal 2 dan Lampiran; PMK 168/2023 Pasal 15.

Batas lapisan bersifat inklusif di atas. Bruto Rp10.700.000 di kategori A masih kena 2,5%, sedangkan Rp10.700.001 sudah 3%. Satu rupiah tunjangan bisa menaikkan PPh 21 bulan itu puluhan ribu rupiah, walaupun di Desember kelebihan itu dihitung ulang. Tabel lengkap ketiga kategori, lengkap dengan kurva dan unduhan datanya, ada di halaman tarif TER PPh 21.

Contoh hitung gaji bersih langkah demi langkah

Ketiga contoh dihitung dengan mesin yang sama dengan kalkulator di atas. Nama dipakai hanya sebagai label; angka iuran memakai tarif BPJS yang berlaku.

Contoh 1 — Rina, TK/0, gaji Rp10 juta. Gaji pokok Rp9.000.000, tunjangan tetap Rp1.000.000, JKK risiko sangat rendah.

  1. Iuran BPJS pekerja: Kesehatan 1% × Rp10.000.000 = Rp100.000, JHT 2% = Rp200.000, JP 1% = Rp100.000. Total Rp400.000.
  2. Iuran perusahaan yang masuk bruto: JKK 0,24% = Rp24.000, JKM 0,3% = Rp30.000, Kesehatan 4% = Rp400.000. Bruto pajak Rp10.000.000 + Rp454.000 = Rp10.454.000.
  3. TK/0 memakai kategori A. Rp10.454.000 berada di lapisan di atas Rp10.350.000 sampai Rp10.700.000, tarif 2,5%.
  4. PPh 21 Januari–November: 2,5% × Rp10.454.000 = Rp261.350 sebulan.
  5. Gaji bersih: Rp10.000.000 − Rp400.000 − Rp261.350 = Rp9.338.650.
  6. Desember: bruto setahun Rp125.448.000; biaya jabatan 5% = Rp6.272.400, dibatasi Rp6.000.000; iuran JHT + JP Rp3.600.000; neto Rp115.848.000; dikurangi PTKP Rp54.000.000 menjadi PKP Rp61.848.000.
  7. PPh setahun: 5% × Rp60.000.000 + 15% × Rp1.848.000 = Rp3.277.200. Sudah dipotong 11 × Rp261.350 = Rp2.874.850, jadi PPh Desember Rp402.350 dan gaji bersih Desember Rp9.197.650.

Contoh 2 — Budi, K/2, THR di bulan Maret. Gaji pokok Rp15.000.000, tunjangan tetap Rp3.000.000, tunjangan tidak tetap Rp2.000.000, JKK risiko rendah, THR Rp18.000.000.

  1. Dasar upah BPJS Rp18.000.000. Karena sudah melewati batas atas Kesehatan, batas bawah UMP/UMK tidak mengubah hasil: dasar Kesehatan Rp12.000.000 → Rp120.000; JHT 2% × Rp18.000.000 = Rp360.000. JP mengikuti batas bulan gaji: Januari–Februari 2026 1% × Rp10.547.400 = Rp105.474, sejak Maret 1% × Rp11.086.300 = Rp110.863. Total Rp585.474 (Januari–Februari) dan Rp590.863 (Maret–Desember).
  2. Bruto pajak bulan biasa: Rp20.000.000 + JKK 0,54% × Rp18.000.000 (Rp97.200) + JKM Rp54.000 + Kesehatan perusahaan Rp480.000 = Rp20.631.200. JP bagian perusahaan tidak masuk bruto, jadi bruto sama di semua bulan biasa.
  3. K/2 memakai kategori B; tarifnya 8%, PPh 21 Rp1.650.496. Gaji bersih bulan biasa Rp17.764.030 di Januari–Februari dan Rp17.758.641 sejak April.
  4. Maret: bruto naik menjadi Rp38.631.200 dan tarif melompat ke 15%. PPh 21 Maret Rp5.794.680, lebih dari tiga kali bulan biasa.
  5. Desember: iuran setahun dihitung per bulan, JHT 12 × Rp360.000 = Rp4.320.000 dan JP 2 × Rp105.474 + 10 × Rp110.863 = Rp1.319.578, jumlah Rp5.639.578. Bruto setahun Rp265.574.400 − biaya jabatan Rp6.000.000 − iuran Rp5.639.578 = neto Rp253.934.822; dikurangi PTKP K/2 Rp67.500.000 = Rp186.434.822, dibulatkan menjadi PKP Rp186.434.000.
  6. PPh setahun Rp3.000.000 + 15% × Rp126.434.000 = Rp21.965.100. Sudah dipotong Januari–November Rp22.299.640, sehingga PPh Desember −Rp334.540: lebih potong Rp334.540 yang wajib dikembalikan pemberi kerja.

Contoh 3 — Sari, K/1, pajak ditanggung perusahaan (gross-up). Gaji pokok Rp8.000.000 dan tunjangan tetap Rp2.000.000.

  1. Bruto sebelum tunjangan PPh: Rp10.000.000 + Rp454.000 = Rp10.454.000, kategori B, tarif 1,5%, pajak Rp156.810.
  2. Tunjangan PPh sebesar Rp156.810 menaikkan bruto, jadi pajaknya naik lagi. Putaran berikutnya: Rp159.162, lalu Rp159.197, lalu Rp159.198, angka yang tidak berubah lagi.
  3. Bruto dengan tunjangan Rp10.613.198 × 1,5% = Rp159.197,97, dibulatkan Rp159.198 — tepat sama dengan tunjangannya.
  4. Gaji bersih: Rp10.000.000 + Rp159.198 − BPJS Rp400.000 − PPh Rp159.198 = Rp9.600.000.
  5. Desember: tunjangan PPh dicari ulang terhadap pajak setahun. Hasilnya Rp1.030.272, sama dengan PPh 21 Desember setelah tunjangan itu masuk bruto.

Kenapa potongan PPh 21 Desember berbeda dari bulan lain

PMK 168/2023 Pasal 15 membagi tahun menjadi dua jenis masa pajak. Setiap masa selain Masa Pajak Terakhir dipotong dengan TER. Pada Masa Pajak Terakhir, pajak setahun dihitung dengan tarif Pasal 17, lalu dikurangi potongan sebelas bulan sebelumnya. Pasal 1 angka 18 PMK yang sama menyebut Masa Pajak Terakhir sebagai Desember, atau bulan tertentu ketika pegawai tetap berhenti bekerja.

Hitungan setahun memakai empat pengurang yang tidak ada di bulan biasa. Biaya jabatan 5% dari bruto, paling banyak Rp6.000.000 setahun. Iuran pensiun dan hari tua yang dibayar pegawai, yaitu JHT 2% dan JP 1%. Zakat yang dibayar lewat pemberi kerja ke lembaga resmi. Terakhir, PTKP sesuai status. Penghasilan kena pajak lalu dibulatkan ke bawah ke ribuan penuh sebelum dikalikan tarif. Rincian tentang batas biaya jabatan, termasuk perhitungannya bila bekerja kurang dari setahun, ada di halaman biaya jabatan PPh 21.

Lapisan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh (UU 7/2021), dipakai hanya di Masa Pajak Terakhir. Kolom terakhir: pajak bila satu lapisan terisi penuh.
Penghasilan kena pajak setahunTarifPajak lapisan penuh
Rp0 – Rp60.000.0005%Rp3.000.000
Rp60.000.000 – Rp250.000.00015%Rp28.500.000
Rp250.000.000 – Rp500.000.00025%Rp62.500.000
Rp500.000.000 – Rp5.000.000.00030%Rp1.350.000.000
di atas Rp5.000.000.00035%

Hasil Desember bergantung pada pola sebelas bulan sebelumnya. THR atau bonus mendorong satu bulan ke lapisan TER yang tinggi, sehingga potongan Januari sampai November bisa melampaui pajak setahun. Pada Contoh 2, bulan Maret saja memotong Rp5,79 juta, dan Desember berakhir dengan kelebihan yang dikembalikan. Tabel ini memperlihatkan bulan per bulan.

Contoh 2 bulan per bulan, tahun pajak 2026: status K/2, gaji pokok Rp15.000.000, tunjangan tetap Rp3.000.000, tunjangan tidak tetap Rp2.000.000, JKK risiko rendah, THR Rp18.000.000 di bulan Maret. JP pekerja memakai batas upah JP bulan masing-masing: Rp10.547.400 untuk Januari–Februari, Rp11.086.300 sejak Maret. Iuran setahun: JHT Rp4.320.000 + JP Rp1.319.578 = Rp5.639.578. Hasil Desember negatif berarti lebih potong yang dikembalikan.
Masa pajakBrutoJP pekerjaTarifPPh 21
JanuariRp20.631.200Rp105.4748%Rp1.650.496
FebruariRp20.631.200Rp105.4748%Rp1.650.496
Maret (THR)Rp38.631.200Rp110.86315%Rp5.794.680
AprilRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
MeiRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
JuniRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
JuliRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
AgustusRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
SeptemberRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
OktoberRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
NovemberRp20.631.200Rp110.8638%Rp1.650.496
Jumlah Januari–NovemberRp244.943.200Rp1.208.715Rp22.299.640
Desember: PPh setahun Rp21.965.100 − yang sudah dipotongRp20.631.200Rp110.863Pasal 17−Rp334.540

PMK 168/2023 Pasal 21 ayat (1) mewajibkan pemberi kerja mengembalikan kelebihan itu bersama bukti pemotongan, paling lambat akhir bulan berikutnya. Kalau kamu menerima THR bulan ini dan ingin melihat efeknya secara khusus, kalkulator pajak THR membandingkan bulan THR dengan bulan biasa berdampingan.

Gaji bersih di berbagai tingkat gaji

Grafik dan tabel di bawah dihitung dari tabel TER dan tarif BPJS yang sama. Gaji terendah yang dipakai adalah upah minimum provinsi DKI Jakarta 2026 dari data upah minimum kami, yang sudah diperiksa terhadap surat keputusan gubernurnya.

Gaji kotor dipecah menjadi gaji bersih, BPJS, dan PPh 21Gaji bersihBPJS pekerjaPPh 21 (TER)Rp0Rp20 jtRp40 jtRp60 jtRp80 jtRp5,7 jtRp5,7 jtRp10 jtRp10 jtRp25 jtRp25 jtRp60 jtRp60 jt
Status TK/0, gaji pokok saja, bulan Januari–November. Panjang batang = gaji kotor. Rp5.729.876: bersih Rp5.455.755, BPJS Rp229.196, PPh Rp44.925 (TER 0,75%); Rp10.000.000: bersih Rp9.338.650, BPJS Rp400.000, PPh Rp261.350 (TER 2,5%); Rp25.000.000: bersih Rp21.707.637, BPJS Rp730.863, PPh Rp2.561.500 (TER 10%); Rp60.000.000: bersih Rp46.408.337, BPJS Rp1.430.863, PPh Rp12.160.800 (TER 20%).
Gaji bersih per bulan pada beberapa tingkat gaji (gaji pokok saja, BPJS Kesehatan + JHT + JP, JKK risiko sangat rendah). Kolom bulanan memakai September 2026. Kolom Desember adalah hasil hitung ulang setahun 2026 dengan gaji yang sama 12 bulan dan iuran JP tiap bulan menurut batas upah JP bulan itu. Tarif efektif = PPh setahun ÷ gaji setahun. Baris pertama tiap status memakai UMP DKI Jakarta 2026 Rp5.729.876.
StatusGaji sebulanBruto pajakBPJS pekerjaTERPPh Jan–NovGaji bersihPPh DesemberTarif efektif setahun
TK/0Rp5.729.876
UMP DKI 2026
Rp5.990.013Rp229.1960,75%Rp44.925Rp5.455.755Rp116.9750,89%
TK/0Rp10.000.000Rp10.454.000Rp400.0002,5%Rp261.350Rp9.338.650Rp402.3502,73%
TK/0Rp15.000.000Rp15.561.000Rp530.8637%Rp1.089.270Rp13.379.867Rp289.8306,82%
TK/0Rp25.000.000Rp25.615.000Rp730.86310%Rp2.561.500Rp21.707.637Rp1.832.50010%
TK/0Rp40.000.000Rp40.696.000Rp1.030.86316%Rp6.511.360Rp32.457.777Rp1.733.04015,28%
TK/0Rp60.000.000Rp60.804.000Rp1.430.86320%Rp12.160.800Rp46.408.337Rp6.409.60019,47%
TK/0Rp100.000.000Rp101.020.000Rp2.230.86324%Rp24.244.800Rp73.524.337Rp15.383.20023,51%
K/1Rp5.729.876
UMP DKI 2026
Rp5.990.013Rp229.1960%Rp0Rp5.500.680Rp161.1500,23%
K/1Rp10.000.000Rp10.454.000Rp400.0001,5%Rp156.810Rp9.443.190Rp917.4902,2%
K/1Rp15.000.000Rp15.561.000Rp530.8636%Rp933.660Rp13.535.477Rp651.5406,07%
K/1Rp25.000.000Rp25.615.000Rp730.8639%Rp2.305.350Rp21.963.787Rp3.300.1509,55%
K/1Rp40.000.000Rp40.696.000Rp1.030.86315%Rp6.104.400Rp32.864.737Rp3.959.60014,81%
K/1Rp60.000.000Rp60.804.000Rp1.430.86320%Rp12.160.800Rp46.408.337Rp3.709.60019,09%
K/1Rp100.000.000Rp101.020.000Rp2.230.86324%Rp24.244.800Rp73.524.337Rp12.683.20023,28%

Ada dua pola yang terlihat dari tabel. Pertama, status K/1 pada UMP DKI tidak dipotong sama sekali dari Januari sampai November, tetapi Desember tetap memunculkan pajak kecil, karena PKP setahunnya sedikit di atas nol. Kedua, arah selisih Desember berbalik menurut tingkat gaji. Untuk TK/0 dengan gaji di bawah sekitar Rp15 juta, PPh Desember lebih besar dari potongan bulanan; mulai sekitar Rp27,5 juta, Desember lebih ringan karena tarif TER bulanan di rentang itu lebih tinggi daripada tarif efektif setahun.

Tarif pajak efektif setahun menurut gaji sebulanTK/0 setahunK/1 setahunK/3 setahunTER bulanan TK/00%5%10%15%20%25%6295376100gaji sebulan (juta rupiah)persen dari gaji23,5%
Dimulai dari UMP DKI Jakarta 2026 (Rp5.729.876) — upah minimum tertinggi yang terverifikasi di data kami — sampai Rp100 juta sebulan, langkah Rp2,5 juta. Gaji pokok saja, BPJS Kesehatan + JHT + JP, 12 bulan sama. Tarif efektif = PPh 21 setahun (Pasal 17) ÷ gaji setahun. Garis putus-putus: tarif TER yang dipotong Januari–November untuk TK/0; bila garis ini di atas garis TK/0 setahun, potongan Januari–November melebihi pajak rata-rata dan Desember menjadi lebih ringan; bila di bawahnya, Desember lebih berat.

Kalkulator gaji gross-up: tunjangan PPh

Dalam skema gross-up, perusahaan memberi tunjangan pajak yang besarnya sama dengan PPh 21 atas seluruh penghasilan, termasuk tunjangan itu sendiri. PP 36/2021 Pasal 68 ayat (2) membolehkan PPh atas upah dibebankan kepada pengusaha atau pekerja sesuai perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Tunjangan itu tetap penghasilan, jadi masuk bruto dan ikut kena pajak.

Karena tunjangan menaikkan bruto dan bruto menaikkan pajak, jawabannya tidak bisa dihitung sekali jalan. Kalkulator memulai dari tunjangan nol, menghitung pajaknya, menjadikan pajak itu tunjangan baru, dan mengulang sampai angkanya berhenti berubah. Karena TER hanya naik ketika bruto naik, urutan ini selalu berhenti di tunjangan terkecil yang tepat menutup pajaknya. Pada Contoh 3 dibutuhkan empat putaran.

Hal yang sering mengejutkan adalah Desember. Tunjangan PPh bulan biasa hanya menutup TER, sedangkan PPh Desember bisa jauh lebih besar. Pada Contoh 3 tunjangan Desember Rp1.030.272, lebih dari enam kali bulan biasa. Perusahaan yang menjanjikan gross-up perlu menganggarkan lonjakan itu, dan karyawan perlu tahu bahwa gaji bersih Desember tetap sama walaupun slipnya terlihat berbeda.

Iuran BPJS yang memotong gaji

Tiga iuran dipotong dari gaji pekerja: BPJS Kesehatan 1% dengan batas atas upah Rp12.000.000 (Perpres 64/2020), Jaminan Hari Tua 2% tanpa batas upah (PP 46/2015 Pasal 16), dan Jaminan Pensiun 1% dengan batas upah Rp11.086.300 yang berlaku sejak 1 Maret 2026; untuk gaji Januari dan Februari 2026 batasnya masih Rp10.547.400 (PP 45/2015 Pasal 28–29 dan surat BPJS Ketenagakerjaan B/1226/022026). Batas JP berubah setiap tahun mengikuti pertumbuhan PDB, jadi potongan JP di atas batas bergantung pada bulan gaji, dan hitungan setahun harus menjumlahkan iuran tiap bulan, bukan mengalikan iuran bulan terakhir dengan 12. Untuk bulan yang batasnya belum diumumkan, kalkulator memakai batas terakhir yang terbit dan menandainya sebagai perkiraan.

Dasar iuran BPJS Kesehatan juga punya batas bawah. Perpres 59/2024 Pasal 32 ayat (2)–(3) menetapkan upah paling rendah untuk menghitung iuran pekerja penerima upah sebesar UMP, atau UMK bila kabupaten/kota menetapkannya; ayat (4) mengecualikan usaha mikro dan kecil, yang batas bawahnya menurut ayat (5) baru ditetapkan setelah kajian aktuaria. Jadi dasar iuran pekerja biasa = MIN(MAX(upah, UMP/UMK), Rp12.000.000). Kalkulator tidak memakai UMP satu provinsi untuk semua orang; isi UMP atau UMK tempatmu bekerja, atau dasar terdaftar bila perusahaanmu usaha mikro atau kecil.

Iuran bagian perusahaan tidak memotong gaji, tetapi sebagian ikut dihitung sebagai penghasilan untuk pajak seperti dijelaskan di atas. Rincian lima program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk tarif JKK per kelas risiko, ada di halaman iuran BPJS Ketenagakerjaan. Kalau kamu menanggung anggota keluarga tambahan di BPJS Kesehatan, gunakan generator slip gaji karyawan yang punya kolom itu.

Kesalahan yang paling sering terjadi saat menghitung gaji bersih

  1. Mengalikan TER ke gaji tunai saja. Bruto pajak memuat JKK, JKM, dan BPJS Kesehatan bagian perusahaan. Pada Contoh 1 selisihnya Rp454.000 sebulan.
  2. Mengurangkan biaya jabatan setiap bulan. Dengan TER, biaya jabatan hanya dipakai di Masa Pajak Terakhir.
  3. Membatasi iuran JHT dan JP Rp2,4 juta setahun. Batas itu milik biaya pensiun bagi pensiunan di PMK 168/2023 Pasal 11. Iuran pegawai dikurangkan penuh menurut Pasal 10 ayat (1) huruf b.
  4. Mengganti kategori TER di tengah tahun. Status PTKP ditentukan per 1 Januari.
  5. Mengira PPh Desember adalah kesalahan payroll. Desember memang dihitung dengan rumus berbeda; yang perlu diperiksa adalah angka setahunnya, bukan kemiripannya dengan bulan lain.

Yang tidak dihitung kalkulator ini

Kalkulator ini untuk pegawai tetap dengan satu pemberi kerja sepanjang tahun. Beberapa situasi sengaja tidak dimodelkan. Pegawai tidak tetap dan pekerja harian memakai TER harian dan aturan lain di PMK 168/2023 yang belum kami kerjakan. Pindah kerja atau mulai bekerja di tengah tahun mengubah jumlah bulan dan batas biaya jabatan; halaman bukti potong PPh 21 menangani hitungan bagian tahun. Natura dan kenikmatan, seperti fasilitas yang bukan pengecualian PMK 66/2023, ikut menjadi bruto tetapi tidak kami tanyakan. Pesangon dikenai PPh final tersendiri dan dihitung di halaman pesangon.

Semua hitungan berjalan di browsermu. Angka yang kamu ketik tidak dikirim ke server calcuid, dan riwayat hanya tersimpan di perangkatmu kalau kamu menekan tombol simpan.

Sumber dan dasar hukum

Pertanyaan yang sering ditanya

Berapa gaji bersih dari gaji Rp10 juta sebulan?
Untuk status TK/0 dengan gaji pokok Rp10 juta, BPJS Kesehatan, JHT, dan JP, gaji bersih Januari sampai November sekitar Rp9.338.650 setelah potongan BPJS Rp400.000 dan PPh 21 TER 2,5% sebesar Rp261.350. Desember berbeda karena dihitung ulang setahun: PPh Desember Rp402.350. Status dengan tanggungan dipotong lebih kecil karena memakai kategori TER lain.
Apakah biaya jabatan dikurangkan setiap bulan dengan metode TER?
Tidak. Selama Januari sampai November, PPh 21 hanya tarif TER dikali bruto sebulan, tanpa pengurang apa pun. Biaya jabatan 5% dengan batas Rp6.000.000 setahun baru dikurangkan pada Masa Pajak Terakhir, yaitu Desember atau bulan pegawai berhenti bekerja, bersama iuran pensiun dan PTKP, sesuai PMK 168/2023 Pasal 10 dan Pasal 15.
Kenapa gaji bersih bulan Desember berbeda dari bulan lain?
Pada Desember pajak setahun dihitung ulang dengan tarif progresif Pasal 17 setelah dikurangi biaya jabatan, iuran JHT dan JP, serta PTKP, lalu dikurangi potongan sebelas bulan sebelumnya. Selisihnya bisa lebih besar dari bulan biasa, lebih kecil, atau negatif. Bila negatif, pemberi kerja wajib mengembalikan kelebihannya bersama bukti potong paling lambat akhir bulan berikutnya.
Apa bedanya gaji gross dan gaji gross-up?
Gaji gross adalah penghasilan sebelum potongan, dan PPh 21 dipotong dari situ sehingga gaji bersih lebih kecil. Gaji gross-up menambahkan tunjangan PPh yang besarnya sama dengan pajak atas seluruh penghasilan termasuk tunjangan itu sendiri. Hasilnya, pajak tetap dibayar penuh ke negara, tetapi gaji bersih karyawan hanya berkurang oleh iuran BPJS dan potongan lain.
Apakah iuran JHT dan JP mengurangi PPh 21?
Ya, tetapi hanya di hitungan setahun. PMK 168/2023 Pasal 10 ayat (1) huruf b membolehkan iuran pensiun dan hari tua yang dibayar pegawai lewat pemberi kerja dikurangkan dari bruto, tanpa batas rupiah. JHT 2% dan JP 1% yang dipotong dari gajimu masuk ke sini. Batas Rp2.400.000 setahun yang sering disebut adalah biaya pensiun bagi pensiunan.
Status PTKP mana yang dipakai kalau menikah di tengah tahun?
Status pada awal tahun kalender. PMK 168/2023 Pasal 9 ayat (4) menentukan PTKP berdasarkan keadaan 1 Januari, jadi pernikahan atau kelahiran anak pada pertengahan tahun baru mengubah status dan kategori TER mulai Januari tahun berikutnya. Pemberi kerja memerlukan data perubahan itu sebelum tahun baru dimulai supaya potongan Januari sudah memakai status yang benar.
Apakah karyawan tanpa NPWP dipotong PPh 21 lebih besar?
UU PPh Pasal 21 ayat (5a) masih menyebut tarif 20% lebih tinggi bagi penerima tanpa NPWP. Namun menurut pengumuman DJP PENG-6/PJ.09/2024, tarif lebih tinggi itu tidak dikenakan bila identitas di bukti potong memakai NIK yang valid dan sudah terintegrasi dengan sistem DJP, karena NIK berfungsi sebagai NPWP bagi penduduk sejak Januari 2024.
Seberapa tepat hasil kalkulator ini dibanding slip gaji?
Untuk bulan Januari sampai November hasilnya sama dengan slip bila komponen, status PTKP, kelas risiko JKK, dan dasar upah BPJS yang kamu isi sama dengan milik pemberi kerja. Hitungan Desember menganggap gaji sama sepanjang tahun, jadi bisa berbeda bila ada kenaikan gaji atau bonus lain. Slip dan bukti potong resmi tetap menjadi acuan penyelesaian.

Ditinjau oleh Deepak Middha

Chartered Accountant dan pemegang Series 65, dengan 18 tahun di industri hedge fund pada akuntansi dana, administrasi investasi, dan pelaporan. Angka, rumus, tarif, dan rujukan peraturan di halaman ini diperiksa terhadap teks PP 58/2023, PMK 168/2023 beserta contoh lampirannya, dan peraturan jaminan sosialnya.

Profil peninjau → · Cara kami memeriksa angka →

Halaman terkait