NPWP sekarang 16 digit, dan untuk Wajib Pajak orang pribadi penduduk yang sudah terdaftar nomor itu adalah NIK-mu sendiri — kamu tidak menerima nomor baru, NIK yang sudah kamu punya yang dipakai sebagai identitas perpajakan. Punya NIK sendiri tidak otomatis berarti sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak. Untuk badan, instansi pemerintah, dan orang pribadi bukan penduduk, NPWP lama 15 digit ditambah angka 0 di depan. Format ini wajib dipakai di seluruh layanan perpajakan sejak 1 Juli 2024.
Nomornya, menurut siapa kamu
| Wajib Pajak | NPWP 16 digitnya |
|---|---|
| Orang pribadi penduduk | NIK berlaku sebagai NPWP — tidak ada nomor baru |
| Orang pribadi bukan penduduk | NPWP lama ditambah angka 0 di depan |
| Badan | NPWP lama ditambah angka 0 di depan |
| Instansi pemerintah | NPWP lama ditambah angka 0 di depan |
Dasarnya PMK 112/PMK.03/2022, yang jadwal implementasi penuhnya diatur ulang oleh PMK 136 Tahun 2023. Apa arti praktis “NIK jadi NPWP” bagi orang pribadi — dan apa yang tidak berubah — dibahas terpisah di halaman NIK sebagai NPWP.
Siapa yang wajib mendaftar
Kewajiban mendaftar muncul ketika kamu memenuhi syarat subjektif dan syarat objektif sekaligus — sederhananya: kamu adalah subjek pajak, dan kamu menerima penghasilan yang menjadi objek pajak.
| Keadaanmu | Perlu NPWP? |
|---|---|
| Karyawan berpenghasilan di atas PTKP | Ya — batas PTKP dan tarifnya ada di tarif PPh 21 |
| Punya usaha atau pekerjaan bebas | Ya |
| Penghasilan masih di bawah PTKP | Belum wajib — tetapi NIK-mu tetap NIK |
| Pelajar atau mahasiswa tanpa penghasilan | Belum wajib |
| Diminta pemberi kerja atau bank | Sering diminta sebagai kelengkapan berkas, terlepas dari kewajiban pajakmu |
Perlu diluruskan satu hal yang sering ditakuti: punya NPWP bukan berarti otomatis membayar pajak. Yang menentukan berapa pajakmu adalah penghasilanmu terhadap PTKP, bukan keberadaan nomornya. Kalau penghasilanmu di bawah batas, pajaknya nihil — nomornya hanya identitas administrasi.
Urusanmu yang mana
| Yang ingin kamu lakukan | Halaman |
|---|---|
| Mendaftar NPWP — syarat dan jalurnya | Cara daftar NPWP |
| Memeriksa apakah NPWP-ku ada dan aktif | Cek status NPWP |
| Memahami NIK jadi NPWP — sejak kapan, apa artinya | NIK sebagai NPWP |
| Mencari EFIN yang terlupa | EFIN — dan kenapa mungkin tidak kamu perlukan lagi |
| Langkah-langkah di dalam portal Coretax | Daftar & cek NPWP di Coretax |
| Mengunduh atau mencetak kartunya | Kartu NPWP |
| Melaporkan SPT Tahunan | Lapor SPT |
Pembagiannya begini: halaman-halaman di bawah /pajak/npwp/ menjelaskan nomornya, kewajibannya, dan syaratnya. Begitu urusanmu berpindah ke dalam portal — tombol mana yang diklik, menu mana yang dibuka — itu wilayah Coretax.
Yang berubah sejak 1 Juli 2024
| Hingga 30 Juni 2024 | Sejak 1 Juli 2024 |
|---|---|
| NPWP 15 digit masih dapat digunakan | Format 16 digit dipakai di seluruh layanan perpajakan |
| NIK dan NPWP dua nomor terpisah bagi banyak orang | Bagi orang pribadi penduduk yang terdaftar, NIK dipakai sebagai identitas NPWP — punya NIK sendiri tidak otomatis berarti terdaftar |
| — | Pihak lain juga memakai format 16 digit dalam administrasinya |
Kalau kamu masih memegang kartu lama bernomor 15 digit, nomornya tetap milikmu — yang berubah bentuknya. Konverter 15 → 16 digit ada di halaman kartu NPWP.
Terkait
Sumber
- DJP — Penggunaan NPWP pada Sistem Administrasi Perpajakan: format 16 digit, NIK sebagai NPWP bagi orang pribadi penduduk, dan penambahan angka 0 di depan bagi badan, instansi pemerintah, serta orang pribadi bukan penduduk.
- DJP — Pengaturan Kembali Saat Mulai Implementasi Penuh NIK Sebagai NPWP: PMK 136 Tahun 2023 mengubah PMK 112/PMK.03/2022, menggeser implementasi penuh dari 1 Januari 2024 ke 1 Juli 2024, dengan NPWP 15 digit “masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2024”.
- Batas PTKP yang dirujuk pada tabel kewajiban tidak diulang di sini — angkanya dan dasar peraturannya ada di halaman tarif PPh 21, tempat kami menerbitkannya beserta tabel TER-nya.