Apa itu peringatan 1000 hari?
Peringatan 1000 hari (nyewu) dalam sebagian tradisi keluarga Jawa dipandang sebagai salah satu tahapan penutup yang penting dalam rangkaian selamatan. Istilah Jawanya nyewu atau sewu dina. Bentuk acara dan kebiasaannya beragam menurut adat, daerah, dan keluarga.
Cara menghitung tanggal 1000 hari
Konvensi yang dipakai: hari wafat = hari ke-1. Maka hari ke-1000 = tanggal wafat ditambah 999 hari kalender. Rentang itu melewati dua sampai tiga pergantian tahun, dan hampir selalu satu Februari yang panjangnya bisa 28 atau 29 hari — dua alasan kenapa menghitungnya di kepala jarang tepat.
Nyewu dalam rangkaian selamatan
Nyewu menutup rangkaian, sesudah nyatus dan kedua mendhak. Urutan lengkapnya ada di panduan selamatan.
Contoh perhitungan
Bila seseorang wafat pada 10 Maret 2025, maka 1000 hari (1000 hari, offset +999) jatuh pada 4 Desember 2027 — hari Sabtu Kliwon.
Contoh yang melewati tahun kabisat: wafat 1 Juli 2023 memberi nyewu pada 26 Maret 2026 (Kamis Pahing) — rentangnya memuat 29 Februari 2024, yang ikut terhitung. Tanggal wafat yang lain dihitung di kalkulator pada bagian atas halaman.
Nyewu jatuh sesudah mendhak pindho, bukan sebelumnya
Urutan ini sering tertukar karena namanya. Nyewu berarti seribu hari, sedangkan mendhak dihitung dalam tahun Jawa — dan seribu hari lebih panjang daripada dua tahun Jawa. Nyewu selalu jatuh sekitar 291 hari sesudah mendhak pindho, tidak pernah sebelumnya.
| Peringatan | Offset | Wafat 10 Maret 2025 | Wafat 17 Agustus 2024 |
|---|---|---|---|
| Mendhak pisan | +353 / +354 | 26–27 Februari 2026 | 5–6 Agustus 2025 |
| Mendhak pindho | +707 / +708 | 15–16 Februari 2027 | 25–26 Juli 2026 |
| Nyewu (1000 hari) | +999 | 4 Desember 2027 | 13 Mei 2027 |
Nyewu juga bukan “tiga tahun Jawa”. Tiga tahun Jawa berjumlah sekitar 1.062 hari, jadi seribu hari jatuh kira-kira 63 hari lebih awal daripada itu. Kalau keluarga memakai hitungan tahun, tanggalnya akan berbeda dari yang ditampilkan halaman ini — dan bedanya lebih dari dua bulan, bukan sehari dua hari.
Dari hari wafat, seribu hari kalender berjarak sekitar dua tahun sembilan bulan. Nyewu menutup rangkaian peringatan.
Urutan lengkap peringatan, konvensi hitungnya, dan perbedaan antardaerah dijelaskan sekali untuk seluruh rangkaian di panduan selamatan.
Sumber & metode
- Metode
- Hari kalender inklusif: 1000 hari = tanggal wafat + 999 hari (hari wafat = hari ke-1).
- Sumber
- Konvensi petung Jawa yang umum; hari & pasaran dari acuan 17 Agustus 1945 = Jumat Legi.
- Terakhir diperiksa
- 24 Juli 2026
- Tingkat keyakinan
- Sedang
- Keterbatasan
- Tradisi, istilah, dan metode petung 1000 hari berbeda menurut daerah, keluarga, dan komunitas.