Kalkulator pesangon menurut PP 35/2021

Yang paling menentukan besarnya pesangon bukan masa kerjamu saja, melainkan sebab PHK-nya. Masa kerja menentukan berapa bulan upah dasarnya; sebab PHK menentukan pengalinya — 0,5 · 0,75 · 1 · 1,75 atau 2 kali. Dua orang dengan masa kerja sama bisa menerima jumlah yang berbeda dua kali lipat karena pasal yang berbeda.

Yang ditanyaJawabannya
Dasar hukumnyaPP 35/2021 Pasal 40 (tabel) dan Pasal 41–57 (pengali)
Baris tertinggi uang pesangon9 bulan upah di masa kerja 8 tahun — paling sedikit, bukan plafon (Putusan MK 168/PUU-XXI/2023)
UPMK mulai kapanMasa kerja 3 tahun; di bawah itu nol
UPMK maksimum10 bulan di 24 tahun — melompat dari 8, bukan 9
Pengali terbesar — meninggal dunia, sakit berkepanjangan
Upah yang manaUpah tanpa tunjangan, atau upah pokok + tunjangan tetap — tunjangan tidak tetap tidak ikut
Yang tidak dihitungUang penggantian hak dan uang pisah

Yang paling menentukan besarnya pesangon bukan masa kerjamu saja, melainkan sebab PHK-nya. Masa kerja menentukan berapa bulan upah dasarnya; sebab PHK menentukan pengalinya — 0,5 · 0,75 · 1 · 1,75 atau 2 kali. Dua orang dengan masa kerja sama bisa menerima jumlah yang berbeda dua kali lipat karena pasal yang berbeda. Pilih sebabnya di bawah.

Lihat slip gaji atau perjanjian kerjamu. Kalau upahmu dipecah menjadi pokok dan tunjangan, pilih B — tunjangan tidak tetap tidak masuk hitungan.
Angka yang tertulis sebagai upah pokok.
Dibayar teratur, tidak dikaitkan dengan kehadiran atau prestasi. Kosongkan bila tidak ada.
Dua puluh tiga sebab, langsung dari Pasal 41 sampai Pasal 57.

Upah yang mana?

Ini pertanyaan yang paling sering menggeser hasil. PP 35/2021 menyebut “bulan Upah” tanpa memerinci komponennya di dalam peraturan itu sendiri — tetapi bukan berarti jawabannya bebas. Keterangan resmi Kemnaker pada simulator pesangonnya memisahkan struktur upah dari dasar perhitungan, dan itu pemisahan yang menentukan.

Struktur upah di tempatmuYang menjadi dasar perhitungan pesangon
A — Upah tanpa tunjangan
satu angka, tidak dipecah komponen
Seluruh upah itu — Kemnaker: besarannya “utuh digunakan sebagai dasar perhitungan hal-hal yang terkait dengan upah… pesangon”
B — Upah pokok + tunjangan tetapUpah pokok ditambah tunjangan tetap
C — Upah pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetapTetap hanya upah pokok ditambah tunjangan tetap. Tunjangan tidak tetap berdiri sebagai komponen terpisah dan tidak ikut

Perhatikan baris terakhir: adanya tunjangan tidak tetap tidak menambah dasar perhitungannya. Struktur C dan struktur B menghasilkan dasar yang sama. Karena itu kalkulator di atas hanya menawarkan dua pilihan — A dan B — dan pada pilihan B meminta upah pokok serta tunjangan tetap secara terpisah, bukan satu angka gabungan dari slip gaji.

Tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap

Pembedaan inilah yang menentukan angka mana yang boleh kamu masukkan. Keduanya dirumuskan Kemnaker begini:

JenisRumusannyaMasuk hitungan?
Tunjangan tetapPembayaran yang dilakukan secara teratur dan tidak dikaitkan dengan kehadiran pekerja atau pencapaian prestasi kerja tertentuYa
Tunjangan tidak tetapPembayaran yang diberikan secara tidak tetap, dan dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokokTidak

Ujinya satu kalimat: apakah jumlahnya berubah bila kamu absen atau tidak mencapai target? Kalau berubah — tunjangan kehadiran, uang makan dan transpor harian, insentif penjualan, upah lembur — ia tunjangan tidak tetap, dan tidak dimasukkan. Kalau tetap tiap bulan tanpa syarat semacam itu, ia tunjangan tetap.

Penamaan di slip gaji tidak menentukan. Yang menentukan adalah cara pembayarannya, dan yang mengikatmu adalah struktur upah dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau PKB di tempatmu bekerja — di situ komponennya disebut namanya.

Dua tabel yang jadi dasarnya

Keduanya disalin langsung dari Pasal 40. Masa kerja menentukan baris; sebab PHK menentukan pengali yang dikalikan ke baris itu. Sesudah Putusan MK 168/PUU-XXI/2023, angka pada tabel uang pesangon dibaca sebagai paling sedikit — dijelaskan di bawah tabel.

Masa kerjaUang pesangon
Pasal 40 ayat (2)
UPMK
Pasal 40 ayat (3)
Kurang dari 1 tahun1 bulan
1 – <2 tahun2 bulan
2 – <3 tahun3 bulan
3 – <4 tahun4 bulan2 bulan — UPMK mulai di sini
4 – <5 tahun5 bulan2 bulan
5 – <6 tahun6 bulan2 bulan
6 – <7 tahun7 bulan3 bulan
7 – <8 tahun8 bulan3 bulan
8 tahun atau lebih9 bulan — baris tertinggi3 bulan
9 – <12 tahun9 bulan4 bulan
12 – <15 tahun9 bulan5 bulan
15 – <18 tahun9 bulan6 bulan
18 – <21 tahun9 bulan7 bulan
21 – <24 tahun9 bulan8 bulan
24 tahun atau lebih9 bulan10 bulan — melompat dari 8, bukan 9

Dua hal yang sering salah disalin orang. Baris uang pesangon berhenti naik di 9 bulan begitu masa kerja mencapai 8 tahun — bekerja 30 tahun tidak menaikkan baris itu. Dan lapis teratas UPMK melompat dari 8 langsung ke 10 bulan, tanpa 9 di antaranya.

Sembilan bulan itu lantai, bukan plafon

Tabel dasar uang pesangon mencapai 9 bulan upah untuk masa kerja 8 tahun atau lebih. Angka itu bukan batas maksimum yang menghalangi pembayaran lebih menguntungkan.

Dasarnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023, diucapkan 31 Oktober 2024. Amar angka 49 menyatakan frasa “Uang pesangon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan dengan ketentuan sebagai berikut” pada Pasal 156 ayat (2) bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai “Perhitungan uang pesangon sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) paling sedikit sebagai berikut”.

Mahkamah menjelaskan alasannya dengan tegas: frasa “paling sedikit” menyatakan jumlah minimum, sedangkan maksimum dinyatakan dengan “paling banyak”. Artinya angka pada tabel adalah batas bawah — perjanjian kerja, peraturan perusahaan, PKB, kesepakatan bersama, atau kebijakan perusahaan yang lebih menguntungkan dapat menghasilkan hak yang lebih tinggi, dan itu sah.

Yang sering dikiraYang berlaku
“Maksimal pesangon 9 bulan, lebih dari itu tidak boleh”Keliru. 9 bulan adalah baris tertinggi pada tabel dasar, dan tabel itu dimaknai paling sedikit
Perusahaan membayar di atas tabelBoleh — MK menyebut praktik ini sebagai penghargaan atas masa pengabdian
Perusahaan membayar di bawah tabelItu yang tidak boleh — tabelnya batas bawah

Kalau hak yang lebih menguntungkan itu ada di perjanjian kerjamu, kalkulator di atas tidak mengetahuinya dan tidak menaikkan angkanya sendiri — ia menghitung formula dasar. Angka hasilnya adalah titik awal perundingan, bukan batas atas hakmu.

Kalau statusmu pernah berubah dari PKWT ke PKWTT

Ini kasus khusus yang tidak diselesaikan formula PP 35/2021, dan kalkulator di atas tidak menanganinya sendiri. Yang menjawabnya adalah pedoman peradilan: rumusan hasil rapat pleno kamar Mahkamah Agung tahun 2025, yang diberlakukan lewat SEMA Nomor 1 Tahun 2025.

HalMenurut Rumusan Kamar Perdata MA 2025
Masa kerja untuk pesangonDihitung sejak pekerja ditetapkan berstatus PKWTT — bukan sejak hari pertama bekerja dengan PKWT
Uang kompensasi PKWT yang sudah diterimaDiperhitungkan sebagai pengurang dalam perhitungan pesangonnya
Status pedomannyaPedoman pelaksanaan tugas pengadilan, bukan pasal PP 35/2021 — ia mengarahkan hakim, dan tidak mengubah bunyi peraturan

Cara memakainya di kalkulator ini: masukkan masa kerja terhitung sejak status PKWTT, lalu kurangi sendiri hasilnya dengan uang kompensasi PKWT yang pernah kamu terima. Kami sengaja tidak mengotomatiskannya — melakukannya menuntut tanggal peralihan status dan nilai kompensasi yang tidak diminta di formulir, dan menebak keduanya akan menghasilkan angka yang terlihat pasti padahal tidak.

Yang tidak dihitung di sini, dan kenapa

KomponenKenapa tidak ditaksir
Uang penggantian hak (UPH)
Pasal 40 ayat (4)
Isinya sisa cuti tahunan yang belum gugur, ongkos pulang untuk kamu dan keluarga, dan hal lain dalam PK/PP/PKB. Tidak satu pun bisa diturunkan dari upah dan masa kerja
Uang pisah
Pasal 49, 50, 51, 52 ayat (2), 54
Peraturan menyerahkan besarannya ke PK/PP/PKB. Angkanya sengaja tidak ditetapkan — jadi kami juga tidak menebaknya
Usaha mikro dan kecilPasal 59: besarannya ditentukan berdasarkan kesepakatan. Tabel di atas tidak mengikat untuk usaha mikro dan kecil
Potongan program pensiunPasal 58 memungkinkan iuran yang dibayar pengusaha diperhitungkan sebagai bagian pemenuhan kewajiban. Bergantung pada isi program pensiun di tempatmu
Pajak atas pesangonPPh atas uang pesangon punya aturan sendiri — lihat tarif PPh 21

Membagikan dan menyimpan hasilnya

  1. Salin satu angka saja dengan tombol Salin di baris yang kamu perlukan — yang tersalin angka bersihnya, tanpa titik dan tanpa “Rp”, supaya bisa langsung ditempel ke spreadsheet.
  2. Kirim ke WhatsApp lewat tombol WhatsApp di bawah hasil. Secara bawaan yang terkirim hasilnya saja; centang kotaknya kalau kamu memang ingin menyertakan input.
  3. Simpan sebagai PDF dengan tombol Simpan PDF / cetak, lalu pilih “Save as PDF” di jendela cetak. Menu, tombol, dan navigasi otomatis hilang dari cetakan; yang tersisa hasil dan dasar hukumnya.
  4. Simpan di perangkat lewat Simpan hasil kalau kamu ingin membandingkan beberapa skenario. Tersimpan hanya di browsermu.

Perhitungan berjalan sepenuhnya di perangkatmu. Upah dan masa kerjamu tidak dikirim ke server kami, dan tidak ada tempat di sistem kami untuk menyimpannya.

Terkait

Sumber