Nelung dina: kapan selamatan 3 hari digelar

Tanggal peringatan 3 hari = tanggal wafat + 2 hari kalender. Bukan +3, karena hari wafat sudah dihitung sebagai hari ke-1. Peringatan ini disebut nelung dina, yang pertama sesudah geblag. Pada jarak sependek ini, keliru sehari berarti meleset sepertiga dari seluruh rentangnya.

KeteranganIsi
Nama Jawanelung dina
Rumus tanggaltanggal wafat + 2 hari
Konvensi hitunganhari wafat = hari ke-1
Contohwafat 10 Maret 2025 → 12 Maret 2025, Rabu Pon
Sesudahnyamitung dina (7 hari), empat hari kemudian

Peringatan 3 hari orang meninggal dalam tradisi Jawa disebut nelung dina. Karena hari wafat dihitung sebagai hari ke-1, tanggalnya = tanggal wafat + 2 hari kalender. Masukkan tanggal wafat untuk menghitungnya.

Hitungan memakai hari kalender dengan hari wafat sebagai hari ke-1. Tradisi tiap daerah dan keluarga bisa berbeda — mohon sesuaikan dengan kebiasaan setempat dan tokoh agama/adat.

Apa itu nelung dina?

Nelung dina adalah peringatan hari ke-3, dari kata Jawa telu yang berarti tiga. Ia peringatan pertama sesudah geblag — hari wafat atau pemakaman itu sendiri.

Cara menghitung tanggal 3 hari

Konvensi yang dipakai: hari wafat = hari ke-1. Maka hari ke-3 = tanggal wafat ditambah 2 hari kalender, bukan 3.

tanggal 3 hari = tanggal wafat + 2 hari

Di sinilah salah hitung paling terasa

Aturan “tambah N−1” berlaku sama untuk seluruh rangkaian, tetapi akibatnya paling besar di sini. Menambah 3 hari alih-alih 2 memberi hari ke-4 — meleset satu hari dari jarak yang cuma tiga hari, yaitu sepertiga dari seluruh rentangnya. Pada nyewu, satu hari dari seribu nyaris tak terasa; pada nelung dina, ia memindahkan acara ke hari yang salah.

PeringatanRentangBobot kesalahan satu hari
Nelung dina3 hari33% dari rentangnya
Mitung dina7 hari14%
Matang puluh40 hari2,5%
Nyewu1000 hari0,1%

Contoh perhitungan

Wafat 10 Maret 2025 (Senin Legi) → nelung dina 12 Maret 2025, hari Rabu Pon.

Wafat 17 Agustus 2024 (Sabtu Legi) → nelung dina 19 Agustus 2024, hari Senin Pon. Hari maju dua, pasaran juga maju dua.

Nelung dina dalam rangkaian selamatan

Nelung dina berada sesudah geblag dan sebelum mitung dina (7 hari). Urutan lengkapnya, dari geblag sampai nyewu, ada di panduan selamatan.

Pertanyaan yang sering ditanya

3 hari orang meninggal disebut apa dalam bahasa Jawa?
Peringatan hari ke-3 disebut nelung dina, dari kata telu yang berarti tiga. Ini peringatan pertama sesudah geblag, yaitu hari wafat atau pemakaman itu sendiri.
Bagaimana cara menghitung 3 hari orang meninggal?
Hari wafat dihitung sebagai hari ke-1, jadi tanggal 3 hari = tanggal wafat + 2 hari kalender. Untuk wafat 10 Maret 2025, nelung dina jatuh 12 Maret 2025, hari Rabu Pon.
Kenapa ditambah 2 hari, bukan 3?
Karena hari wafat sudah terhitung sebagai hari pertama. Menambah 3 hari akan memberi hari ke-4, bukan hari ke-3. Pada jarak sependek ini kesalahan satu hari berarti sepertiga dari seluruh jaraknya — proporsinya paling besar di antara semua peringatan.
Apa peringatan sesudah nelung dina?
Mitung dina, yaitu peringatan hari ke-7, empat hari sesudah nelung dina. Sesudahnya matang puluh pada hari ke-40.

Kalkulator & halaman terkait

← Kembali ke panduan Selamatan