Kalkulator dividen saham: dividen bersih, yield, dan pajak dividen menurut PP 55/2022

Dividen saham dari perusahaan dalam negeri untuk orang pribadi dalam negeri tidak dipotong pajak dan bebas pajak bila diinvestasikan di Indonesia paling lambat akhir bulan ke-3 setelah tahun pajaknya dan ditahan 3 tahun pajak (PP 55/2022). Bila tidak, terutang PPh final 10% yang disetor sendiri. Dividen kotor = dividen per lembar × lot × 100.

Angka dari pengumuman jadwal dividen emiten.

Halaman ini menjawab berapa dividen yang benar-benar kamu terima dan apakah dividen itu kena pajak. Untuk orang pribadi dalam negeri, jawabannya bergantung pada satu hal yang diputuskan setelah uangnya masuk: apakah dividen itu diinvestasikan di Indonesia sebelum tenggat. Kalkulator menghitung kedua kemungkinan beserta tanggal tenggatnya.

Bila diinvestasikan0%bukan objek PPh, PP 55/2022 Pasal 9
Bila tidak10% finaldisetor sendiri, PP 19/2009
Tenggat investasi31 Marettahun berikutnya, untuk orang pribadi
Ditahan paling singkat3 tahun pajakPP 55/2022 Pasal 11 huruf b

Poin utama

  • Dividen dari emiten dalam negeri untuk orang pribadi dalam negeri tidak dipotong pajak saat dibayarkan; uangnya masuk penuh.
  • Pajak baru terutang bila dividen tidak diinvestasikan di Indonesia sesuai ketentuan — tarifnya 10% final dan disetor sendiri.
  • Tenggat investasinya akhir bulan ketiga setelah tahun pajak dividen diterima, jadi dividen tahun 2026 paling lambat 31 Maret 2027.
  • Dividen untuk badan dalam negeri bebas pajak tanpa syarat investasi.
Data per 14 September 2026

Rumus menghitung dividen saham

Dividen tunai diumumkan emiten sebagai rupiah per lembar saham. Jumlah yang diterima pemegang saham adalah angka itu dikali jumlah lembar yang tercatat atas namanya pada tanggal pencatatan, dikurangi pajak bila ada.

Dividen kotor = dividen per lembar × lot × 100
Pajak = dividen kotor × tarif (0% atau 10%)
Dividen bersih = dividen kotor − pajak
Yield = dividen per lembar ÷ harga beli × 100%

Satu lot berisi 100 lembar menurut Peraturan BEI II-A VI.4.2. Karena dividen dihitung per lembar, pemegang saham ganjil — misalnya sisa 37 lembar dari aksi korporasi — tetap menerima dividen untuk lembar-lembar itu, walaupun sisa tersebut tidak bisa diperdagangkan di pasar reguler. Kalkulator ini meminta jumlah lot supaya konsisten dengan aplikasi broker.

Yang menentukan hak atas dividen adalah kepemilikan pada tanggal pencatatan (recording date), bukan tanggal pembayaran. Karena penyelesaian transaksi di Pasar Reguler berlangsung T+2, saham harus sudah dibeli paling lambat dua hari bursa sebelum tanggal pencatatan agar tercatat atas namamu. Jadwal persisnya — cum date, ex date, recording date, dan payment date — ada di pengumuman emiten masing-masing.

Pajak dividen saham menurut jenis penerima

Tarif 10% final untuk dividen orang pribadi dalam negeri berasal dari PP 19/2009. UU Cipta Kerja kemudian mengubah Pasal 4 ayat (3) UU PPh, dan aturan pelaksananya sekarang ada di PP 55/2022. Hasilnya adalah pembebasan bersyarat: dividen bukan objek pajak sepanjang diinvestasikan di Indonesia dalam jangka waktu tertentu.

Pajak atas dividen dari perusahaan dalam negeri menurut jenis penerima, dari /data/saham/biaya-bursa.json. Penerima luar negeri tidak dicakup halaman ini.
PenerimaPajakSyaratDasar
Orang pribadi dalam negeri — diinvestasikan di IndonesiaBukan objek PPhDiinvestasikan paling lambat akhir bulan ke-3 setelah tahun pajak, ditahan paling singkat 3 tahun pajakPP 55/2022 Pasal 9 (2) a.1, Pasal 11
Orang pribadi dalam negeri — tidak diinvestasikanPPh final 10%Terutang saat dividen diterima; disetor sendiri, tidak dipotong emitenPP 55/2022 Pasal 9 (2) l–n; PP 19/2009 Pasal 1
Badan dalam negeriBukan objek PPhTanpa syarat investasiPP 55/2022 Pasal 9 (2) a.2

Dua hal yang sering disalahpahami. Pertama, emiten tidak memotong PPh atas dividen untuk orang pribadi dalam negeri (Pasal 9 ayat (2) huruf l), sehingga dividen yang masuk ke rekening dana nasabah selalu jumlah penuh, apa pun keputusan investasimu nanti. Kedua, bila syarat investasi tidak dipenuhi, pajaknya tidak hilang: PPh terutang pada saat dividen diterima (huruf m) dan wajib disetor sendiri (huruf n) dengan tarif 10% final menurut PP 19/2009.

Alur pajak dividen untuk orang pribadi dalam negeri

Alur pajak dividen untuk orang pribadi dalam negeri+Dividen tunai masuk ke RDNemiten tidak memotong PPh untuk orang pribadidalam negeriDiinvestasikan di Indonesia?batas: akhir bulan ke-3 setelah tahun pajakdividen diterimaya=Ya: bukan objek PPhditahan paling singkat 3 tahun pajak dandilaporkan realisasinyatidak atau tidak memenuhi syaratTidak: PPh final 10%terutang saat diterima, disetor sendiri
PP 55/2022 Pasal 9 ayat (2) dan Pasal 11; tarif dari PP 19/2009. Instrumen yang memenuhi syarat termasuk SBN, obligasi, saham, reksa dana, dan deposito (Pasal 10). Batas waktu pelaporan realisasi investasi belum kami baca dari PMK-nya.

Pasal 11 PP 55/2022 membedakan tenggat untuk orang pribadi dan badan: orang pribadi paling lambat akhir bulan ketiga setelah tahun pajak dividen diterima, badan akhir bulan keempat. Keduanya harus menahan investasinya paling singkat tiga tahun pajak sejak tahun pajak dividen diterima. Kalkulator menghitung tanggal tenggat dari tahun yang kamu isi, bukan dari tanggal pembayaran dividen — semua dividen yang diterima sepanjang satu tahun pajak punya tenggat yang sama.

Contoh menghitung dividen saham

Contoh 1 — diinvestasikan kembali. 40 lot, dividen Rp180 per lembar, dibayar tahun 2026, harga beli rata-rata Rp4.200.

  1. Dividen kotor: 40 × 100 × Rp180 = Rp720.000.
  2. Diinvestasikan di Indonesia paling lambat 31 Maret 2027 dan ditahan sampai tahun pajak 2028: bukan objek PPh, pajak Rp0.
  3. Dividen bersih Rp720.000; yield 180 ÷ 4.200 = 4,29% dari harga beli.

Contoh 2 — tidak diinvestasikan. Posisi yang sama, tetapi dividen dipakai untuk kebutuhan konsumsi.

  1. Dividen kotor tetap Rp720.000 dan diterima penuh di rekening dana.
  2. PPh final 10% × Rp720.000 = Rp72.000, terutang pada saat dividen diterima dan disetor sendiri.
  3. Dividen bersih setelah pajak Rp648.000; yield bersih 648.000 ÷ (4.000 lembar × Rp4.200) = 3,86%.

Contoh 3 — penerima badan. PT milik keluarga memegang 500 lot saham yang sama.

  1. Dividen kotor: 500 × 100 × Rp180 = Rp9.000.000.
  2. Dividen dalam negeri untuk badan dalam negeri dikecualikan dari objek PPh tanpa syarat investasi (Pasal 9 ayat (2) huruf a angka 2): pajak Rp0.
  3. Dividen bersih Rp9.000.000, sama dengan dividen kotornya.
Contoh dividen tunai untuk beberapa kombinasi dividen per lembar, lot, dan harga beli. Kolom dipotong: orang pribadi yang tidak menginvestasikan dividennya.
Dividen/lembarLotHarga beliKotorBila dibebaskanBila dipotong 10%Yield dari harga beli
Rp25100Rp500Rp250.000Rp250.000Rp225.0005%
Rp8050Rp1.600Rp400.000Rp400.000Rp360.0005%
Rp15020Rp4.200Rp300.000Rp300.000Rp270.0003,57%
Rp30010Rp9.000Rp300.000Rp300.000Rp270.0003,33%
Rp1.2005Rp30.000Rp600.000Rp600.000Rp540.0004%
Dividen bersih menurut perlakuan pajak, lima contohDibebaskanDipotong 10%Rp0Rp100 rbRp200 rbRp300 rbRp400 rbRp500 rbRp600 rbRp700 rbRp25 × 100 lotRp250 rbRp225 rbRp80 × 50 lotRp400 rbRp360 rbRp150 × 20 lotRp300 rbRp270 rbRp300 × 10 lotRp300 rbRp270 rbRp1.200 × 5 lotRp600 rbRp540 rb
Dihitung dari contoh di tabel atas. Selisih tiap pasangan batang adalah PPh final 10% yang terutang bila dividen tidak diinvestasikan kembali di Indonesia.

Yield dividen: dari harga beli atau dari harga pasar

Yield dividen yang ditampilkan aplikasi dan media biasanya dihitung dari harga pasar saat ini, karena itulah yang relevan bagi calon pembeli. Bagi pemegang saham yang sudah membeli, angka yang lebih berguna adalah yield dari harga belinya sendiri, sering disebut yield on cost. Kalkulator ini memakai harga beli rata-rata yang kamu isi.

Perbedaannya bisa besar. Dividen Rp180 per lembar pada saham yang kamu beli di Rp4.200 memberi yield 4,29%. Bila harga pasar sekarang Rp6.000, yield bagi pembeli baru hanya 3%. Dua angka itu sama-sama benar untuk dua pertanyaan berbeda. Untuk menghitung harga rata-rata yang benar dari beberapa pembelian, gunakan kalkulator average down, lalu masukkan hasilnya di sini.

Yield juga belum memperhitungkan biaya. Membeli saham untuk mengejar satu kali pembayaran dividen berarti membayar komisi beli, levy, lalu komisi jual, levy, dan PPh 0,1% saat keluar. Untuk posisi kecil, biaya bolak-balik 0,4% sampai 0,65% bisa memakan sebagian besar dividen satu periode. Rinciannya ada di halaman biaya transaksi saham.

Jadwal dividen: cum date, ex date, recording date, payment date

Setiap pembagian dividen tunai diumumkan dengan empat tanggal, dan masing-masing menjawab pertanyaan yang berbeda.

Tahun pajak dividen, yang menentukan tenggat investasi kembali, mengikuti saat dividen diterima atau diperoleh. Dividen yang dibayar pada akhir Desember dan yang dibayar awal Januari berikutnya bisa jatuh ke dua tahun pajak berbeda, sehingga tenggatnya juga berbeda satu tahun.

Membandingkan yield dividen dengan imbalan SBN ritel

Yield dividen sering dibandingkan dengan imbal hasil instrumen lain, dan perbandingan yang adil harus memakai angka setelah pajak. Surat berharga negara ritel yang ditawarkan pemerintah pada 2026 memberi contoh yang jelas. Sukuk ritel SR025T3, yang masa penawarannya ditutup 16 September 2026, memberi imbalan tetap 6,80% setahun untuk tenor tiga tahun menurut halaman DJPPR Kementerian Keuangan. Imbalan itu dikenai PPh final 10% menurut PP 91/2021, sehingga yang diterima investor 6,12% setahun.

Dividen Rp180 per lembar pada harga beli Rp4.200 memberi yield 4,29%, dan bila diinvestasikan kembali sesuai PP 55/2022 tidak dikenai pajak. Selisihnya dengan SR025T3 setelah pajak menjadi 1,83 poin persen, bukan 2,51 poin seperti bila angka sebelum pajak yang dibandingkan. Perbandingan ini hanya menyangkut arus kas tahunan: imbalan SBN ritel dibayar negara dan nominalnya kembali pada saat jatuh tempo, sedangkan dividen bisa berubah atau tidak dibagikan dan harga saham bisa turun.

Instrumen investasi yang memenuhi syarat pembebasan

Pasal 10 PP 55/2022 mendaftar bentuk investasi yang dapat dipakai untuk memenuhi syarat pembebasan dividen. Di pasar keuangan, daftar itu mencakup surat berharga negara, obligasi atau sukuk BUMN dan korporasi, instrumen di bank seperti deposito, tabungan, dan giro, saham, unit penyertaan reksa dana, efek beragun aset, dan dana investasi real estat. Di luar pasar keuangan, pasal yang sama menyebut antara lain emas batangan dan properti.

Membeli kembali saham di bursa dengan uang dividen termasuk investasi yang memenuhi syarat. Yang perlu diperhatikan adalah kewajiban menahan investasi paling singkat tiga tahun pajak dan melaporkan realisasinya kepada Direktorat Jenderal Pajak. Batas waktu dan bentuk laporannya diatur di peraturan menteri keuangan pelaksananya, yang teksnya belum kami baca untuk halaman ini, sehingga tidak kami sebutkan tanggalnya.

Yang tidak dihitung kalkulator ini

Kalkulator ini tidak mencakup dividen dari luar negeri, dividen untuk wajib pajak luar negeri, dividen saham (bonus saham), maupun biaya bank saat dividen ditransfer. Ia juga tidak memperkirakan dividen masa depan: grafik sepuluh tahun di atas hanya mengulang dividen yang sama untuk memperlihatkan besarnya selisih pajak, bukan proyeksi. Semua hitungan berjalan di browsermu tanpa login dan tanpa mengirim data ke server kami.

Sumber dan dasar hukum

Pertanyaan yang sering ditanya

Berapa pajak dividen saham untuk investor perorangan?
Untuk orang pribadi dalam negeri yang menerima dividen dari perusahaan dalam negeri, dividen bukan objek pajak bila diinvestasikan di Indonesia paling lambat akhir bulan ketiga setelah tahun pajak diterima dan ditahan paling singkat tiga tahun pajak. Bila tidak, PPh final 10% terutang pada saat dividen diterima dan wajib disetor sendiri, menurut PP 55/2022 dan PP 19/2009.
Apakah dividen saham dipotong pajak sebelum masuk ke RDN?
Untuk orang pribadi dalam negeri, tidak. PP 55/2022 Pasal 9 ayat (2) huruf l menyatakan dividen dalam negeri kepada orang pribadi dalam negeri tidak dipotong PPh, jadi jumlah yang masuk ke rekening dana nasabah adalah dividen kotor. Kewajiban pajaknya, bila syarat investasi tidak dipenuhi, ditanggung penerima sendiri dengan menyetorkan PPh final 10%.
Kapan batas waktu menginvestasikan dividen agar bebas pajak?
Bagi orang pribadi, paling lambat akhir bulan ketiga setelah berakhirnya tahun pajak dividen diterima. Dividen yang diterima kapan pun sepanjang 2026 harus sudah diinvestasikan paling lambat 31 Maret 2027. Investasi itu wajib ditahan paling singkat tiga tahun pajak sejak tahun pajak dividen diterima, menurut PP 55/2022 Pasal 11. Bagi badan tenggatnya akhir bulan keempat.
Bagaimana cara menghitung yield dividen saham?
Bagi dividen per lembar dengan harga saham, lalu kalikan 100%. Untuk calon pembeli pakai harga pasar; untuk pemegang saham pakai harga beli rata-ratanya sendiri. Dividen Rp180 per lembar pada harga beli Rp4.200 memberi yield 4,29%. Yield bersih dihitung dari dividen setelah pajak, sehingga menjadi 3,86% bila PPh 10% terutang.
Apakah membeli saham lagi dengan uang dividen memenuhi syarat bebas pajak?
Saham termasuk bentuk investasi yang disebut PP 55/2022 Pasal 10, jadi membeli saham di bursa dengan dividen dapat memenuhi syarat, selama dilakukan sebelum tenggat dan ditahan paling singkat tiga tahun pajak. Pilihan lain yang tercantum antara lain SBN, obligasi, deposito, reksa dana, emas batangan, dan properti. Realisasi investasinya perlu dilaporkan sesuai peraturan pelaksananya.
Kapan harus membeli saham agar dapat dividen?
Hak dividen ditentukan oleh kepemilikan pada tanggal pencatatan yang diumumkan emiten. Transaksi di Pasar Reguler diselesaikan dua hari bursa setelah transaksi, jadi saham harus dibeli paling lambat pada cum date, yaitu dua hari bursa sebelum tanggal pencatatan. Membeli pada ex date atau sesudahnya tidak memberi hak atas dividen periode tersebut.

Ditinjau oleh Deepak Middha

Chartered Accountant dan pemegang Series 65, dengan 18 tahun di industri hedge fund pada akuntansi dana, administrasi investasi, dan pelaporan. Tarif, syarat pembebasan, dan tenggat di halaman ini diperiksa terhadap teks PP 55/2022 dan PP 19/2009.

Profil peninjau → · Cara kami memeriksa angka →

Halaman terkait