Cara menghitung bunga deposito, pajak 20%, dan bunga deposito bank tertinggi

Bunga deposito = nominal × suku bunga per tahun × jumlah hari ÷ 365 (sebagian bank: jumlah bulan ÷ 12), lalu dipotong PPh final 20%. Pajak tidak dipotong bila deposito dan tabungan tidak melebihi Rp7.500.000. Bunga 12 bulan tertinggi di tabel kami 8% (Krom Bank), jauh di atas TBP LPS 3,75% yang berlaku sampai 30 September 2026.

Suku bunga deposito rupiah perorangan dari situs masing-masing bank, dibaca 14 September 2026. Bunga bruto per tahun sebelum PPh 20%. Kolom status membandingkan bunga tertinggi baris itu dengan TBP LPS bank umum 3,75% (berlaku sampai 30 September 2026). Klik judul kolom untuk mengurutkan.
Bank dan produkKanal/tier1 bln3 bln6 bln12 blnStatus LPSTanggal di halaman bank
BRI — Deposito Rupiahsemua nominal (satu baris di halaman bank)3%3%3%2,5%semua ≤ TBP4 Agustus 2026
Bank Mandiri — Deposito Rupiahsemua tier nominal (angka sama)2,25%2,25%2,5%2,5%semua ≤ TBP15 Juli 2025
BNI — BNI Depositosemua enam tier nominal (angka sama)2,25%2,5%2,75%2,5%semua ≤ TBP5 November 2025
BCA — Deposito Berjangkadi bawah Rp2 miliar2,75%2,75%3%3%semua ≤ TBP1 April 2026
BCA — Deposito BerjangkaRp2 miliar ke atas3%3%3%3%semua ≤ TBP1 April 2026
BTN — Deposito BTN Ritel Rupiah (cabang)Rp10 juta sampai di bawah Rp100 juta2,25%2,5%2,5%2,5%semua ≤ TBP1 Oktober 2025
BTN — eDeposito (aplikasi bale)Rp5 juta sampai di bawah Rp100 juta2,5%2,5%2,5%2,5%semua ≤ TBP2 Februari 2026
CIMB Niaga — Deposito Berjangka lewat OCTORp8 juta sampai Rp100 juta3,5%4%4,25%4,25%sebagian di atas TBP19 Agustus 2026
CIMB Niaga — Deposito Berjangka lewat OCTORp100 juta sampai Rp500 juta4,5%4,75%5%5%sebagian di atas TBP19 Agustus 2026
CIMB Niaga — Deposito Berjangka lewat OCTORp500 juta ke atas5%5,25%5,5%5,5%sebagian di atas TBP19 Agustus 2026
CIMB Niaga — Deposito Berjangkakantor cabang2,25%3%2,75%2,75%semua ≤ TBP19 Agustus 2026
Danamon — Deposito onlineRp5 juta sampai di bawah Rp100 juta3,25%3,75%3,75%3,75%semua ≤ TBPtidak dicantumkan
Danamon — Deposito onlineRp100 juta sampai di bawah Rp500 juta3,75%3,75%4%4%sebagian di atas TBPtidak dicantumkan
Danamon — Depositokantor cabang, Rp8 juta ke atas2,5%2,5%2,5%2,5%semua ≤ TBPtidak dicantumkan
PermataBank — PermataDeposito lewat Permata MERp10 juta sampai di bawah Rp100 juta4%4,25%4,5%4,5%sebagian di atas TBPtidak dicantumkan
PermataBank — PermataDepositostandar, di luar aplikasi2,25%2,25%2,25%2,25%semua ≤ TBPtidak dicantumkan
OCBC — Deposito IDR onlineRp1 juta sampai di bawah Rp500 juta4,25%4,25%4,5%4,5%sebagian di atas TBP6 September 2026
OCBC — Deposito IDR onlineRp500 juta sampai Rp2 miliar4,75%4,75%5%5%sebagian di atas TBP6 September 2026
OCBC — Deposito IDRkantor cabang3%3%3,5%3,5%semua ≤ TBP6 September 2026
Bank Jago — DepositoRp1 juta sampai Rp99,99 juta5%5,5%5,5%5,5%sebagian di atas TBPtidak dicantumkan
SeaBank — Depositotanpa tier, minimal Rp1 juta4,75%5,25%5,75%6%sebagian di atas TBP1 Agustus 2026
Allo Bank — Depositotanpa tier5,5%6%6%6%sebagian di atas TBP10 Juli 2026
Bank Neo Commerce — Deposito WOW promotanpa tier6%6,75%7,25%7,25%sebagian di atas TBP1 September 2026
Krom Bank — Krom Flextanpa tier6,75%7%7%7,5%sebagian di atas TBP1 Mei 2026
Krom Bank — Krom Maxtanpa tier7,5%7,5%7,5%8%sebagian di atas TBP1 Mei 2026

Halaman ini menjawab bagaimana bunga deposito dihitung sampai rupiah: rumusnya, tiga cara bank menghitung hari, dan bunyi aturan pajak yang memotong 20% dari bunga itu. Tabel di atas memuat bunga deposito rupiah dari situs 14 bank, dengan kolom bunga bersih yang mengikuti nominal dan tenor yang kamu isi dan tanda untuk bunga yang sudah melewati tingkat bunga penjaminan LPS.

Pembagi hari365atau bulan ÷ 12, tergantung bank
PPh final20%dari bunga bruto, PP 131/2000 Pasal 2
Tidak dipotong≤ Rp7,5 jutadeposito + tabungan, PMK 212/2018 Pasal 7
Bunga 12 bulan tertinggi8,00%Krom Max, di atas TBP 3,75%

Poin utama

  • Bunga deposito = nominal × bunga per tahun × jumlah hari ÷ 365, lalu dikurangi PPh final 20%. Sebagian bank memakai jumlah bulan ÷ 12.
  • Rp25 juta pada 4% untuk tenor Februari 2027 (28 hari) memberi Rp61.370 bersih dengan hari aktual, tetapi Rp66.667 dengan cara 1/12.
  • Pemotongan tidak dilakukan bila deposito dan tabungan tidak melebihi Rp7.500.000, dan jumlah itu tidak boleh hasil memecah-mecah simpanan.
  • Dari 25 baris bunga di tabel, bank besar berada di 2,25%–3,00%; semua bank digital punya tenor di atas TBP bank umum 3,75%.
  • Deposito dari devisa hasil ekspor memakai tarif final khusus 0% sampai 10%.
Data per 14 September 2026

Rumus cara menghitung bunga deposito

Bunga deposito dihitung dalam empat langkah, dan tiga di antaranya sama di semua bank. Pertama, tentukan suku bunga per tahun untuk tenor dan tier nominalmu. Kedua, ubah tenor menjadi pecahan tahun. Ketiga, kalikan pokok dengan bunga dan pecahan tahun itu untuk mendapat bunga bruto. Keempat, potong PPh final 20% bila jumlah deposito dan tabunganmu di bank itu melebihi Rp7.500.000.

1. Bunga per tahun r (dari tabel bank, sesuai tenor dan tier)
2. Pecahan tahun f = hari ÷ 365  |  (30 × bulan) ÷ 365  |  bulan ÷ 12
3. Bunga bruto = pokok × r × f
4. Bunga bersih = bunga bruto × (1 − 20%)

Langkah kedua satu-satunya yang berbeda antarbank, dan inilah sebabnya dua orang yang menaruh uang sama besar pada bunga yang sama bisa menerima bunga yang tidak sama. Langkah pertama juga sering salah: bunga di tabel bank ditulis per tahun walaupun tenornya satu bulan, dan banyak bank memberi bunga berbeda untuk nominal yang berbeda. Tabel di atas memisahkan setiap tier menjadi baris sendiri supaya kamu memilih angka yang benar.

Bila deposito diperpanjang otomatis dengan bunga ditambahkan ke pokok, keempat langkah diulang setiap jatuh tempo dengan pokok yang sudah bertambah. Simulasi beberapa kali perpanjangan, lengkap dengan tanggal, ada di kalkulator deposito.

Tiga cara bank menghitung hari

Hari aktual dibagi 365

Bunga dihitung untuk jumlah hari kalender sebenarnya antara tanggal penempatan dan jatuh tempo. Deposito satu bulan dari 14 Januari sampai 14 Februari berisi 31 hari; dari 14 Februari sampai 14 Maret hanya 28 hari. Cara ini paling adil terhadap waktu uang benar-benar mengendap, tetapi membuat bunga deposito satu bulan naik turun dari bulan ke bulan walaupun suku bunganya tetap.

Tiga puluh hari dibagi 365

Setiap bulan dianggap tiga puluh hari, lalu dibagi 365. Bunga satu bulan selalu sama, tetapi setahun hanya dihitung 360 hari, sehingga bunga setahun sedikit lebih kecil dari suku bunga yang tertulis. Rumus ini sering muncul di artikel edukasi bank dalam bentuk "bunga × pokok × 30/365 × 80%".

Bulan dibagi dua belas

Satu bulan dihitung tepat seperdua belas tahun. Bunga setiap bulan sama, dan dua belas bulan sama persis dengan suku bunga per tahun. Hasilnya selalu lebih besar dari cara 30/365, dan lebih besar dari cara hari aktual pada bulan berisi 30 hari atau kurang.

Bunga bruto deposito Rp100 juta tenor 1 bulan pada 3,75% per tahun, ditempatkan tanggal 14 setiap bulan selama setahun, tanpa bunga ditambahkan ke pokok. Tiga cara menghitung hari memberi hasil berbeda justru di bulan pendek dan bulan 31 hari.
PeriodeHariHari aktual ÷ 36530 ÷ 3651/12 tahun
14 September 2026 → 14 Oktober 202630Rp308.219Rp308.219Rp312.500
14 Oktober 2026 → 14 November 202631Rp318.493Rp308.219Rp312.500
14 November 2026 → 14 Desember 202630Rp308.219Rp308.219Rp312.500
14 Desember 2026 → 14 Januari 202731Rp318.493Rp308.219Rp312.500
14 Januari 2027 → 14 Februari 202731Rp318.493Rp308.219Rp312.500
14 Februari 2027 → 14 Maret 202728Rp287.671Rp308.219Rp312.500
14 Maret 2027 → 14 April 202731Rp318.493Rp308.219Rp312.500
14 April 2027 → 14 Mei 202730Rp308.219Rp308.219Rp312.500
14 Mei 2027 → 14 Juni 202731Rp318.493Rp308.219Rp312.500
14 Juni 2027 → 14 Juli 202730Rp308.219Rp308.219Rp312.500
14 Juli 2027 → 14 Agustus 202731Rp318.493Rp308.219Rp312.500
14 Agustus 2027 → 14 September 202731Rp318.493Rp308.219Rp312.500
Dua belas kali tenor 1 bulan365Rp3.750.000Rp3.698.630Rp3.750.000
Bunga bruto 1 bulan untuk Rp100 juta menurut cara menghitung hariHari aktual ÷ 36530 ÷ 3651/12 tahunRp280 rbRp290 rbRp300 rbRp310 rbRp320 rbSepNovJanAprJunAgubulan penempatan (tanggal 14)
Nominal Rp100 juta, bunga 3,75% per tahun, sebelum pajak. Selisih terbesar ada pada penempatan 14 Januari sampai 14 Februari (31 hari) dan 14 Februari sampai 14 Maret (28 hari). Dalam setahun penuh (365 hari) cara hari aktual dan cara 1/12 memberi jumlah yang sama, sedangkan cara 30/365 selalu menghitung 360 hari sehingga Rp51.370 lebih rendah.

Kami tidak mencantumkan bank mana memakai cara yang mana, karena halaman suku bunga yang kami baca tidak menyebutkannya secara konsisten, dan contoh di artikel edukasi bank tidak selalu cocok dengan rumus yang ditulis di artikel yang sama. Cara paling andal adalah mencocokkan bunga yang benar-benar dibayar pada satu jatuh tempo: hitung ketiga cara, dan yang sama sampai rupiah adalah cara bankmu.

Contoh menghitung bunga deposito langkah demi langkah

Contoh 1 — deposito satu bulan di bulan pendek. Rp25.000.000 pada 4% per tahun, ditempatkan 14 Februari 2027, jatuh tempo 14 Maret 2027.

  1. Jumlah hari: 14 Februari sampai 14 Maret 2027 = 28 hari.
  2. Hari aktual: Rp25.000.000 × 4% × 28/365 = Rp76.712. PPh 20% = Rp15.342. Bersih Rp61.370.
  3. 30/365: Rp25.000.000 × 4% × 30/365 = Rp82.192. PPh Rp16.438. Bersih Rp65.753.
  4. 1/12: Rp25.000.000 × 4% ÷ 12 = Rp83.333. PPh Rp16.667. Bersih Rp66.667.
  5. Selisih cara termurah dan termahal Rp5.297 untuk bulan ini, sekitar 8,6% dari bunga bersih.

Contoh 2 — deposito enam bulan. Rp25.000.000 pada 4% per tahun, 14 September 2026 sampai 14 Maret 2027.

  1. Jumlah hari: 181 (September sampai Maret melewati Februari 28 hari).
  2. Hari aktual: Rp25.000.000 × 4% × 181/365 = Rp495.890 bruto, bersih Rp396.712.
  3. 30/365: 180 hari → Rp493.151 bruto, bersih Rp394.521.
  4. 1/12: 6 bulan → Rp500.000 bruto, bersih Rp400.000.
  5. Pada tenor lebih panjang, selisih antarcara mengecil dalam persen karena bulan panjang dan pendek saling mengimbangi.

Contoh 3 — deposito kecil dan tabungan di bank yang sama. Deposito Rp5.000.000 satu bulan pada 3,75%, cara 1/12, dengan tabungan Rp3.000.000 di bank yang sama.

  1. Bunga bruto: Rp5.000.000 × 3,75% ÷ 12 = Rp15.625.
  2. Jumlah yang dibandingkan dengan batas: Rp5.000.000 + Rp3.000.000 = Rp8.000.000, melebihi Rp7.500.000.
  3. PPh final 20% × Rp15.625 = Rp3.125. Bunga bersih Rp12.500.
  4. Tanpa tabungan itu, jumlahnya Rp5.000.000 dan bunga Rp15.625 diterima utuh.

Pajak bunga deposito menurut bunyi peraturannya

Dasar pengenaannya dua lapis. PP 131/2000 Pasal 1 ayat (1) menyatakan bunga deposito dan tabungan dipotong PPh yang bersifat final, dan Pasal 2 huruf a menetapkan tarifnya 20% dari jumlah bruto bagi wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap. Wajib pajak luar negeri juga 20%, atau tarif perjanjian penghindaran pajak berganda yang berlaku (Pasal 2 huruf b). PP ini diubah oleh PP 123/2015, dan PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (2) mengaitkan tarif khusus deposito devisa hasil ekspor dengan dana yang diperoleh setelah PP 123/2015 berlaku.

PMK 212/PMK.03/2018 mengatur pelaksanaannya. Pasal 3 menegaskan bahwa yang dipotong mencakup deposito berjangka, sertifikat deposito, deposito on call, dan deposito dengan nama dan bentuk apa pun. Pasal 4 memasukkan bunga giro ke dalam bunga tabungan. Pasal 5 ayat (1) huruf c mengulang tarif 20% dari jumlah bruto, dan Pasal 8 mewajibkan bank yang membayar bunga memotong pajaknya. Menurut JDIH Kementerian Keuangan, PMK ini masih berlaku dan mencabut KMK 51/KMK.04/2001 beserta perubahannya.

Sifat final punya konsekuensi yang dijelaskan dalam Penjelasan PP 131/2000 Pasal 1: bunga itu tidak perlu digabung dengan penghasilan lain dalam menghitung PPh terutang di SPT Tahunan, dan pajak yang sudah dipotong tidak dapat dikreditkan. Ada satu jalan pengembalian. Orang pribadi dalam negeri yang seluruh penghasilannya setahun, termasuk bunga, tidak melebihi penghasilan tidak kena pajak dapat meminta kembali pajak yang telah dipotong (PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 2 ayat (3) dan (4)). Ini relevan bagi pensiunan atau pelajar yang penghasilannya hanya bunga deposito kecil.

Pajak apa yang berlaku atas bunga yang kamu terimaDari mana bunganya?orang pribadi dalam negeriSBN/obligasi/sukukfinal 10% (PP 91/2021)Deposito, tabungan, girolanjut ke bawahDananya dari devisa hasil ekspor?deposito DHE di bank dalamnegeriYa, DHEtarif 0%–10% per tenorTidaklanjut ke bawahDeposito + tabungan ≤ Rp7.500.000?jumlah di bank itu, bukandipecah-pecahYatidak dipotongTidakdipotong final 20%=Penghasilan setahun ≤ PTKP?termasuk bungaYaboleh minta kembaliTidakpajak final selesai
Dasar: PP 131/2000 Pasal 2 dan 3, PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 2 ayat (3)–(4), Pasal 5, dan Pasal 7 huruf a, serta PP 91/2021 Pasal 2. Pajak final tidak digabung dengan penghasilan lain di SPT dan tidak dapat dikreditkan.

Batas Rp7,5 juta dihitung dari apa

PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 7 huruf a menyatakan pemotongan tidak dilakukan terhadap bunga deposito dan tabungan untuk jumlah deposito dan tabungan yang tidak melebihi Rp7.500.000. Tiga kata di situ yang menentukan. Yang dibandingkan adalah jumlah simpanan, bukan besarnya bunga. Yang dijumlahkan adalah deposito dan tabungan, jadi saldo tabungan ikut dihitung. Dan batasnya tidak melebihi, sehingga tepat Rp7.500.000 masih tidak dipotong.

Penjelasan PP 131/2000 menambahkan syarat bahwa jumlah itu bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah. Memecah Rp30 juta menjadi empat deposito Rp7,5 juta di bank yang sama tidak termasuk pengecualian. Tujuannya, menurut penjelasan umum PP tersebut, melindungi penabung kecil yang umumnya berpenghasilan rendah.

Kapan bunga deposito tidak dipotong pajak: batas Rp7.500.000 dibandingkan dengan jumlah deposito dan tabungan (PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 7 huruf a). Bunga 3,75% per tahun, tenor 1 bulan, bulan = 1/12 tahun.
KasusJumlah dibandingkanDipotong?Bunga brutoPPhBunga bersih
Deposito Rp5 juta, tanpa tabungan lainRp5.000.000TidakRp15.625Rp0Rp15.625
Deposito Rp5 juta + tabungan Rp3 juta di bank yang samaRp8.000.000YaRp15.625Rp3.125Rp12.500
Deposito tepat Rp7,5 jutaRp7.500.000TidakRp23.438Rp0Rp23.438
Deposito Rp7,5 juta + tabungan Rp1Rp7.500.001YaRp23.438Rp4.688Rp18.750
Deposito Rp20 jutaRp20.000.000YaRp62.500Rp12.500Rp50.000

Pengecualian lain dalam Pasal 7 berlaku untuk pihak tertentu, bukan nasabah perorangan pada umumnya: bunga yang diterima bank, bunga yang diterima dana pensiun yang disahkan Menteri Keuangan atau berizin OJK, dan bunga tabungan pada bank yang ditunjuk Pemerintah dalam rangka kepemilikan rumah sederhana dan sangat sederhana untuk dihuni sendiri.

Tarif khusus deposito devisa hasil ekspor

Eksportir yang menempatkan devisa hasil ekspor di bank dalam negeri mendapat tarif final yang lebih rendah, dan makin panjang tenornya makin rendah tarifnya. Tarif ini hanya berlaku bila dana benar-benar berasal dari DHE dengan bukti yang disyaratkan Pasal 5 ayat (2), dan gugur bila deposito dicairkan sebelum jatuh tempo; kekurangan pajaknya lalu dipotong dengan tarif 20% (Pasal 6).

Tarif PPh final khusus bunga deposito yang dananya dari devisa hasil ekspor (DHE), PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b. Tarif ini tidak berlaku bila deposito dicairkan sebelum jatuh tempo atau sumber dananya bukan DHE (Pasal 6).
Deposito DHETarif finalDasar
Deposito DHE dolar AS 1 bulan10%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf a angka 1
Deposito DHE dolar AS 3 bulan7,5%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf a angka 2
Deposito DHE dolar AS 6 bulan2,5%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf a angka 3
Deposito DHE dolar AS lebih dari 6 bulan0%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf a angka 4
Deposito DHE rupiah 1 bulan7,5%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1
Deposito DHE rupiah 3 bulan5%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 2
Deposito DHE rupiah 6 bulan atau lebih0%PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 5 ayat (1) huruf b angka 3

Membaca tabel bunga deposito bank tertinggi

Tabel interaktif di bagian atas halaman disusun dari halaman suku bunga atau RIPLAY milik bank sendiri, dibaca 14 September 2026. Setiap baris mencantumkan tautan ke halaman sumbernya dan tanggal yang tertulis di halaman itu. Tiga halaman bank tidak mencantumkan tanggal sama sekali, dan halaman Bank Mandiri masih menulis pembaruan terakhir 15 Juli 2025; kolom tanggal membuat hal-hal seperti ini terlihat, bukan tersembunyi.

Beberapa baris punya catatan yang mengubah cara membacanya. Bunga Deposito WOW Bank Neo Commerce untuk tenor 1, 3, dan 6 bulan adalah bunga promo sampai 30 September 2026. Bank Jago menulis bahwa angkanya memperhitungkan pemberian dalam bentuk uang dari bank. Allo Bank menawarkan tambahan bunga bersyarat yang tidak kami masukkan. Krom punya dua produk dengan bunga berbeda. Catatan lengkap setiap baris ada di berkas deposito-rates.csv.

Kolom status LPS membandingkan bunga tertinggi baris itu dengan TBP bank umum 3,75%. Sebagian di atas TBP berarti setidaknya satu tenor pada baris itu berbunga lebih dari 3,75%; simpanan pada bunga tersebut tidak dijamin LPS selama TBP ini berlaku. Centang "hanya bunga yang tidak melebihi TBP" untuk melihat pilihan tertinggi yang masih memenuhi syarat itu. Bunga tertinggi di tabel, yang semuanya berasal dari bank digital, dijelaskan dampaknya terhadap penjaminan di panduan investasi.

Setiap bank di tabel sudah punya slug tetap di berkas data, misalnya bca, bank-jago, atau seabank. Halaman per bank dengan riwayat bunganya bisa ditambahkan nanti di bawah alamat halaman ini tanpa mengubah tautan yang sudah ada.

Kesalahan umum saat menghitung bunga deposito

  1. Memakai bunga tier yang salah. Bunga Rp100 juta ke atas tidak berlaku untuk deposito Rp50 juta, dan bunga aplikasi tidak berlaku untuk penempatan di cabang.
  2. Menulis 30 hari untuk bulan 31 hari pada cara hari aktual. Hitung tanggal ke tanggal, bukan menganggap setiap bulan tiga puluh hari.
  3. Menganggap bunga 12 bulan dibayar sekaligus sama dengan dua belas kali bunga satu bulan. Suku bunganya sering berbeda antartenor, dan ARO menambah efek majemuk.
  4. Memotong pajak dari pokok. PPh 20% dihitung dari bunga bruto, bukan dari nominal deposito.
  5. Mengira batas Rp7,5 juta adalah batas bunga. Batas itu adalah jumlah deposito dan tabungan.

Yang tidak dibahas di halaman ini

Penalti pencairan sebelum jatuh tempo, biaya meterai bilyet, dan bunga yang dibayar di muka ditetapkan masing-masing bank dan tidak diterbitkan secara seragam, jadi tidak kami hitung. Deposito valuta asing memakai TBP valas bank umum 2,00% dan kurs untuk menilainya dalam rupiah; kurs yang dipakai untuk keperluan pajak tersedia di kurs pajak. Deposito syariah memberi bagi hasil, bukan bunga tetap, sehingga rumus bunga di atas tidak bisa dipakai langsung untuk memperkirakan hasilnya.

Bila dana depositomu berasal dari pencairan jaminan hari tua, pajak atas pencairannya berbeda dan dihitung di kalkulator pajak JHT. Untuk membandingkan bunga deposito dengan inflasi dalam jangka panjang, lihat seri BPS di inflasi Indonesia dan hitung nilai riilnya di kalkulator bunga majemuk.

Sumber dan dasar hukum

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana cara menghitung bunga deposito per hari?
Kalikan pokok dengan suku bunga per tahun, lalu bagi 365. Hasilnya bunga bruto per hari. Untuk Rp100 juta pada 3,65%, bunga per harinya Rp10.000 bruto dan Rp8.000 setelah PPh 20%. Kalikan dengan jumlah hari kalender antara penempatan dan jatuh tempo untuk mendapat bunga satu tenor bila bankmu memakai cara hari aktual.
Bagaimana cara menghitung bunga deposito per bulan?
Ada tiga cara. Bagi bunga tahunan dengan 12, kalikan dengan 30 lalu bagi 365, atau pakai jumlah hari sebenarnya bulan itu dibagi 365. Kalikan hasilnya dengan pokok, lalu potong 20%. Rp10 juta pada 4% memberi Rp26.667 bersih dengan cara pertama dan Rp26.301 dengan cara kedua.
Apakah pajak bunga deposito 20% bisa diminta kembali?
Bisa bagi orang pribadi dalam negeri yang seluruh penghasilannya dalam satu tahun pajak, termasuk bunga, tidak melebihi penghasilan tidak kena pajak. PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 2 ayat (3) dan (4) memberi hak mengajukan pengembalian pajak yang tidak seharusnya terutang. Bagi yang penghasilannya di atas PTKP, pajak final itu tidak dapat dikreditkan maupun dikembalikan.
Bolehkah memecah deposito agar tidak kena pajak?
Pengecualian Rp7.500.000 dalam PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 7 huruf a dihitung dari jumlah deposito dan tabungan, dan Penjelasan PP 131/2000 menyebut jumlah itu bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah. Membuka beberapa deposito kecil di bank yang sama tidak membuat masing-masing memenuhi batas bila jumlah seluruhnya melebihi Rp7,5 juta.
Kenapa bunga deposito di tabel berbeda dengan brosur di cabang?
Banyak bank memberi bunga berbeda menurut kanal dan nominal. Bunga lewat aplikasi sering lebih tinggi dari penempatan di cabang, seperti terlihat pada CIMB Niaga, Danamon, PermataBank, dan OCBC di tabel ini. Tanggal pembaruan halaman bank juga bisa berbeda dari brosur. Kolom tanggal dan tautan sumber di setiap baris membantu memeriksa angka yang sedang berlaku.
Apakah bunga giro juga kena pajak 20%?
Ya. PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 4 menyatakan pemotongan PPh atas bunga tabungan juga meliputi bunga giro, dengan tarif final 20% dari jumlah bruto yang sama. Pengecualian untuk jumlah simpanan yang tidak melebihi Rp7.500.000 berlaku dengan cara yang sama. Penjelasan PP 131/2000 juga menyebut tabungan sebagai simpanan dengan nama apa pun, termasuk giro.
Seberapa sering tabel bunga deposito ini diperbarui?
Tabel mencerminkan halaman bank yang kami baca pada 14 September 2026, dan tanggal itu tercantum di setiap baris data. Bank bisa mengubah bunganya kapan saja tanpa pemberitahuan kepada kami, dan bunga promo punya tanggal berakhir. Sebelum menempatkan dana, buka tautan sumber di baris bankmu untuk memastikan angkanya belum berubah.

Ditinjau oleh Deepak Middha

Chartered Accountant dan pemegang Series 65, dengan 18 tahun di industri hedge fund pada akuntansi dana, administrasi investasi, dan pelaporan. Rumus bunga, tarif dan pengecualian PPh final, tarif DHE, dan bunga bank di halaman ini diperiksa terhadap teks PP 131/2000, PMK 212/PMK.03/2018, pengumuman LPS, dan halaman suku bunga setiap bank.

Profil peninjau → · Cara kami memeriksa angka →

Halaman terkait