Inflasi per kabupaten/kota

Pada Agustus 2026 inflasi tahunan Indonesia 3,19% — tetapi di antara 150 kabupaten/kota, jaraknya membentang dari 1,22% (Kab Morowali) sampai 6,20% (Kab Kapuas). Rentang 4,98 poin persen itu 1,6 kali angka nasionalnya sendiri, dan dalam 32 bulan terakhir rentangnya tidak pernah turun di bawah 4 poin.

Agustus 2026Inflasi tahunan (Y-on-Y)
Nasional (BPS)3,19%
Tertinggi — Kab Kapuas6,20%
Terendah — Kab Morowali1,22%
Median 150 daerah3,29%
Rentang tertinggi–terendah4,98 poin persen

Poin utama

  • 150 kabupaten/kota, 32 bulan berturut-turutJanuari 2024 sampai Agustus 2026, tanpa satu pun bulan yang bolong.
  • Jarak antar-daerah tidak pernah turun di bawah 4 poin persen. Dalam 32 bulan itu, rentang daerah tertinggi ke terendah rata-rata 6,92 poin, paling lebar 10,46 poin pada Desember 2025.
  • Pada Agustus 2026: nasional 3,19%, tetapi rentangnya 4,98 poin1,6 kali angka nasionalnya sendiri.
  • 25% daerah (38 dari 150) berada lebih dari 1 poin persen dari angka nasional pada bulan itu.
  • Angkanya kabupaten/kota, bukan provinsi — karena itu yang diterbitkan BPS. Alasannya dijelaskan di bawah.

Sebaran inflasi antar-daerah, 20242026

Cara membaca grafik ini

Garis tebal di tengah adalah inflasi nasional — angka yang muncul di berita setiap awal bulan. Lima garis lain menggambarkan ke mana 150 daerah sebenarnya tersebar pada bulan yang sama:

Yang paling berguna dilihat bukan naik-turunnya garis nasional, melainkan seberapa tebal pita di sekitarnya. Pita yang melebar berarti daerah-daerah sedang mengalami hal yang berbeda-beda — dan pada periode itu, satu angka nasional paling menyesatkan.

Yang terlihat begitu diplot

Sebarannya tidak pernah sempit. Dalam 32 bulan yang kami kumpulkan, tidak ada satu bulan pun ketika jarak daerah tertinggi ke terendah turun di bawah 4 poin persen. Bulan tersempit sekalipun — April 2026 — masih menyisakan jarak 4,67 poin. Rata-ratanya 6,92 poin.

Puncaknya Desember 2025, ketika rentangnya mencapai 10,46 poin persen. Pada bulan-bulan seperti itu, kalimat “inflasi Indonesia sekian persen” praktis tidak memberi tahu apa pun tentang harga yang dihadapi seseorang di daerah tertentu.

Ujung-ujungnya, Agustus 2026: tiga daerah dengan inflasi tertinggi adalah Kab Kapuas (6,20%), Kota Ternate (5,75%), dan Kab Tanah Laut (5,59%); tiga terendah adalah Kab Morowali (1,22%), Kab Majene (1,27%), dan Kab Nunukan (1,28%).

Catatan: seluruh 150 daerah mencatat inflasi positif pada Agustus 2026 — tidak ada yang deflasi secara tahunan.

Angka di balik grafik, 12 bulan terakhir

Baris yang sama dengan yang diplot di atas, untuk dibaca atau disalin tanpa grafik: angka nasional, median daerah, kedua ujung sebaran beserta nama daerahnya, dan lebar rentangnya.

Inflasi tahunan (Y-on-Y) 12 bulan terakhir: nasional, median 150 daerah, ujung terendah dan tertinggi, dan rentangnya dalam poin persen. Sumber: BPS (2022=100), diambil 8 September 2026.
BulanNasionalMedian daerahTerendahTertinggiRentang (poin)
Agustus 20263,19%3,29%1,22% · Kab Morowali6,20% · Kab Kapuas4,98
Juli 20262,88%2,86%1,00% · Kab Minahasa Utara6,91% · Kab Aceh Tengah5,91
Juni 20263,34%3,51%1,70% · Kab Majene7,84% · Kab Jayawijaya6,14
Mei 20263,08%3,22%0,66% · Kab Minahasa Utara6,09% · Kab Aceh Tengah5,43
April 20262,42%2,51%0,33% · Kota Bandar Lampung5,00% · Manokwari4,67
Maret 20263,48%3,51%-0,31% · Kab Minahasa Utara6,30% · Kota Gunungsitoli6,61
Februari 20264,76%4,84%0,63% · Kab Jayawijaya8,44% · Kab Aceh Tengah7,81
Januari 20263,55%3,61%0,99% · Kab Minahasa Selatan8,68% · Kota Gunungsitoli7,69
Desember 20252,92%2,86%0,38% · Maumere10,84% · Kota Gunungsitoli10,46
November 20252,72%2,71%-0,51% · Kab Minahasa Utara6,69% · Kab Toli Toli7,20
Oktober 20252,86%2,87%-0,19% · Kab Halmahera Tengah6,70% · Kab Kerinci6,89
September 20252,65%2,75%-1,21% · Kab Halmahera Tengah6,81% · Kab Deli Serdang8,02

Peringkat daerah, bulan terkini

Seluruh 150 kabupaten/kota, diurutkan dari inflasi tahunan tertinggi. Ketik untuk mencari daerahmu.


Kenapa kabupaten/kota, bukan provinsi

Halaman ini semula direncanakan sebagai inflasi per provinsi. Setelah datanya dapat diakses, rencana itu diubah — bukan karena provinsi tidak menarik, tetapi karena BPS tidak menerbitkan inflasi per provinsi di WebAPI-nya.

Yang diperiksa pada 11 Agustus 2026, seluruhnya lewat WebAPI resmi:

Kami tidak menjumlahkan kota menjadi angka provinsi. Menggabungkannya memerlukan bobot konsumsi yang tidak diterbitkan BPS; hasilnya akan menjadi angka buatan calcuid yang terlihat resmi. Itu persis yang aturan situs ini larang.

Pertukarannya justru menguntungkan pembaca: 150 daerah lebih tajam daripada 38 provinsi. Sebaran yang ditampilkan di atas akan tampak jauh lebih datar kalau daerah-daerah itu sudah terlebih dulu dirata-ratakan ke tingkat provinsi.

Unduh datanya

Lisensi pemakaian ulang, seluruh berkas CSV di satu tempat, dan kebijakan koreksi: halaman untuk jurnalis dan peneliti.

Pertanyaan yang sering ditanya

Kenapa calcuid menerbitkan inflasi per kabupaten/kota, bukan per provinsi?
Karena itu yang diterbitkan BPS. Inflasi resmi dihitung untuk 150 kabupaten/kota IHK dan untuk Indonesia secara nasional; WebAPI BPS tidak memuat seri inflasi per provinsi. Menjumlahkan kota menjadi angka provinsi memerlukan bobot yang tidak diterbitkan BPS, jadi kami tidak melakukannya.
Apa arti 2022=100 pada data ini?
Itu tahun dasar Indeks Harga Konsumen. Nilai indeks 100 berarti harga sama dengan rata-rata tahun 2022. BPS mengganti tahun dasar dari 2018=100 ke 2022=100 dan sekaligus memperluas cakupan dari 90 kota menjadi 150 kabupaten/kota, sehingga angka sebelum dan sesudah pergantian itu tidak bisa disambung begitu saja.
Kenapa inflasi di daerah saya berbeda jauh dari angka di berita?
Angka yang diberitakan hampir selalu angka nasional. Pada Agustus 2026 inflasi nasional 3,19 persen, tetapi 38 dari 150 kabupaten/kota berada lebih dari 1 poin persen dari angka itu, dan jarak daerah tertinggi ke terendah mencapai 4,98 poin persen. Angka nasional adalah rata-rata tertimbang, bukan angka yang berlaku di setiap daerah.
Berapa sering data ini diperbarui?
BPS merilis inflasi setiap awal bulan untuk bulan sebelumnya. Halaman ini adalah cuplikan bertanggal, bukan sambungan langsung ke BPS, jadi tanggal data yang tercantum di grafik adalah bulan terakhir yang sudah kami ambil.
Apakah data ini boleh saya pakai ulang?
Boleh. Grafik, tabel, dan berkas CSV di halaman ini dilisensikan CC BY 4.0 — cantumkan calcuid.com sebagai sumber. Angka aslinya milik Badan Pusat Statistik; yang kami lisensikan adalah penyusunan dan perhitungan turunannya.

Alat terkait

Sumber

  • BPS WebAPI Badan Pusat Statistik — WebAPI, subjek Inflasi. Variabel yang dipanen: 2249 (Inflasi Tahunan Y-on-Y 150 Kabupaten/Kota 2022=100), 2388 (Inflasi Tahun Kalender Y-to-D), dan 2245 (Indeks Harga Konsumen). Domain 0000, tahun 2024–2026.
  • Tahun dasar Seri 2022=100 menggantikan 2018=100 dan memperluas cakupan dari 90 kota ke 150 kabupaten/kota. Halaman ini tidak menyambung kedua seri itu.

Angka diambil langsung dari WebAPI BPS dengan kunci aplikasi terdaftar — bukan dari artikel berita, bukan dari agregator, dan bukan hasil penjumlahan kami sendiri. Kode pemanennya ada di repositori situs ini, lengkap dengan catatan tiga jebakan teknis yang harus dilewati agar API-nya menjawab. calcuid bukan situs resmi BPS; angka resmi ada di bps.go.id.

Cara mengutip halaman ini

calcuid, “Inflasi per kabupaten/kota”, calcuid.com, data per Agustus 2026, https://calcuid.com/inflasi/kota/

Disusun dan diperiksa oleh calcuid

Menyusun dan memeriksa data di calcuid.com. Halaman ini semula direncanakan per provinsi; rencananya diubah setelah pemeriksaan menunjukkan BPS tidak menerbitkan seri itu — dan angka provinsi tidak dikarang dari data kota.

Siapa di balik calcuid → · Cara kami memeriksa angka →

Data diperbarui: Konten ditinjau: