Poin utama
- 150 kabupaten/kota, 32 bulan berturut-turut — Januari 2024 sampai Agustus 2026, tanpa satu pun bulan yang bolong.
- Jarak antar-daerah tidak pernah turun di bawah 4 poin persen. Dalam 32 bulan itu, rentang daerah tertinggi ke terendah rata-rata 6,92 poin, paling lebar 10,46 poin pada Desember 2025.
- Pada Agustus 2026: nasional 3,19%, tetapi rentangnya 4,98 poin — 1,6 kali angka nasionalnya sendiri.
- 25% daerah (38 dari 150) berada lebih dari 1 poin persen dari angka nasional pada bulan itu.
- Angkanya kabupaten/kota, bukan provinsi — karena itu yang diterbitkan BPS. Alasannya dijelaskan di bawah.
Sebaran inflasi antar-daerah, 2024–2026
Cara membaca grafik ini
Garis tebal di tengah adalah inflasi nasional — angka yang muncul di berita setiap awal bulan. Lima garis lain menggambarkan ke mana 150 daerah sebenarnya tersebar pada bulan yang sama:
- Daerah tertinggi dan daerah terendah adalah ujung-ujungnya — satu kabupaten/kota nyata, bukan rata-rata.
- Persentil 10 dan 90 memotong sepersepuluh terekstrem di kedua ujung. Jarak antara keduanya menggambarkan sebaran mayoritas daerah tanpa terseret satu-dua kasus ekstrem.
- Median daerah adalah nilai tengah dari 150 daerah. Kalau median menempel pada garis nasional, artinya angka nasional memang mewakili daerah tipikal; kalau menjauh, artinya bobot penduduk sedang menarik angka nasional ke arah kota-kota besar.
Yang paling berguna dilihat bukan naik-turunnya garis nasional, melainkan seberapa tebal pita di sekitarnya. Pita yang melebar berarti daerah-daerah sedang mengalami hal yang berbeda-beda — dan pada periode itu, satu angka nasional paling menyesatkan.
Yang terlihat begitu diplot
Sebarannya tidak pernah sempit. Dalam 32 bulan yang kami kumpulkan, tidak ada satu bulan pun ketika jarak daerah tertinggi ke terendah turun di bawah 4 poin persen. Bulan tersempit sekalipun — April 2026 — masih menyisakan jarak 4,67 poin. Rata-ratanya 6,92 poin.
Puncaknya Desember 2025, ketika rentangnya mencapai 10,46 poin persen. Pada bulan-bulan seperti itu, kalimat “inflasi Indonesia sekian persen” praktis tidak memberi tahu apa pun tentang harga yang dihadapi seseorang di daerah tertentu.
Ujung-ujungnya, Agustus 2026: tiga daerah dengan inflasi tertinggi adalah Kab Kapuas (6,20%), Kota Ternate (5,75%), dan Kab Tanah Laut (5,59%); tiga terendah adalah Kab Morowali (1,22%), Kab Majene (1,27%), dan Kab Nunukan (1,28%).
Catatan: seluruh 150 daerah mencatat inflasi positif pada Agustus 2026 — tidak ada yang deflasi secara tahunan.
Angka di balik grafik, 12 bulan terakhir
Baris yang sama dengan yang diplot di atas, untuk dibaca atau disalin tanpa grafik: angka nasional, median daerah, kedua ujung sebaran beserta nama daerahnya, dan lebar rentangnya.
| Bulan | Nasional | Median daerah | Terendah | Tertinggi | Rentang (poin) |
|---|---|---|---|---|---|
| Agustus 2026 | 3,19% | 3,29% | 1,22% · Kab Morowali | 6,20% · Kab Kapuas | 4,98 |
| Juli 2026 | 2,88% | 2,86% | 1,00% · Kab Minahasa Utara | 6,91% · Kab Aceh Tengah | 5,91 |
| Juni 2026 | 3,34% | 3,51% | 1,70% · Kab Majene | 7,84% · Kab Jayawijaya | 6,14 |
| Mei 2026 | 3,08% | 3,22% | 0,66% · Kab Minahasa Utara | 6,09% · Kab Aceh Tengah | 5,43 |
| April 2026 | 2,42% | 2,51% | 0,33% · Kota Bandar Lampung | 5,00% · Manokwari | 4,67 |
| Maret 2026 | 3,48% | 3,51% | -0,31% · Kab Minahasa Utara | 6,30% · Kota Gunungsitoli | 6,61 |
| Februari 2026 | 4,76% | 4,84% | 0,63% · Kab Jayawijaya | 8,44% · Kab Aceh Tengah | 7,81 |
| Januari 2026 | 3,55% | 3,61% | 0,99% · Kab Minahasa Selatan | 8,68% · Kota Gunungsitoli | 7,69 |
| Desember 2025 | 2,92% | 2,86% | 0,38% · Maumere | 10,84% · Kota Gunungsitoli | 10,46 |
| November 2025 | 2,72% | 2,71% | -0,51% · Kab Minahasa Utara | 6,69% · Kab Toli Toli | 7,20 |
| Oktober 2025 | 2,86% | 2,87% | -0,19% · Kab Halmahera Tengah | 6,70% · Kab Kerinci | 6,89 |
| September 2025 | 2,65% | 2,75% | -1,21% · Kab Halmahera Tengah | 6,81% · Kab Deli Serdang | 8,02 |
Peringkat daerah, bulan terkini
Seluruh 150 kabupaten/kota, diurutkan dari inflasi tahunan tertinggi. Ketik untuk mencari daerahmu.
Kenapa kabupaten/kota, bukan provinsi
Halaman ini semula direncanakan sebagai inflasi per provinsi. Setelah datanya dapat diakses, rencana itu diubah — bukan karena provinsi tidak menarik, tetapi karena BPS tidak menerbitkan inflasi per provinsi di WebAPI-nya.
Yang diperiksa pada 11 Agustus 2026, seluruhnya lewat WebAPI resmi:
- Ke-130 variabel di subjek Inflasi memakai kelompok wilayah “Kota Inflasi” atau “150 Kabupaten/Kota Inflasi (2022=100)”. Tidak ada kelompok provinsi.
- Tabel statis yang cocok dengan kata “inflasi” hanya nasional dan kota.
- Domain provinsi (Aceh, DKI Jakarta, Jawa Timur) menjawab list-not-available untuk variabel inflasi 2022=100.
- Daftar wilayah untuk seri itu berisi 151 entri: 150 kabupaten/kota, ditambah satu agregat INDONESIA. Tidak ada satu pun provinsi.
Kami tidak menjumlahkan kota menjadi angka provinsi. Menggabungkannya memerlukan bobot konsumsi yang tidak diterbitkan BPS; hasilnya akan menjadi angka buatan calcuid yang terlihat resmi. Itu persis yang aturan situs ini larang.
Pertukarannya justru menguntungkan pembaca: 150 daerah lebih tajam daripada 38 provinsi. Sebaran yang ditampilkan di atas akan tampak jauh lebih datar kalau daerah-daerah itu sudah terlebih dulu dirata-ratakan ke tingkat provinsi.
Unduh datanya
- inflasi-kota.csvSatu baris per daerah per bulan: IHK (2022=100), inflasi tahunan (Y-on-Y), dan inflasi tahun kalender (Y-to-D). 151 wilayah × 32 bulan = 4.832 baris, UTF-8, LF.
Lisensi pemakaian ulang, seluruh berkas CSV di satu tempat, dan kebijakan koreksi: halaman untuk jurnalis dan peneliti.
Pertanyaan yang sering ditanya
Kenapa calcuid menerbitkan inflasi per kabupaten/kota, bukan per provinsi?
Apa arti 2022=100 pada data ini?
Kenapa inflasi di daerah saya berbeda jauh dari angka di berita?
Berapa sering data ini diperbarui?
Apakah data ini boleh saya pakai ulang?
Alat terkait
Sumber
- BPS WebAPI Badan Pusat Statistik — WebAPI, subjek Inflasi. Variabel yang dipanen: 2249 (Inflasi Tahunan Y-on-Y 150 Kabupaten/Kota 2022=100), 2388 (Inflasi Tahun Kalender Y-to-D), dan 2245 (Indeks Harga Konsumen). Domain
0000, tahun 2024–2026. - Tahun dasar Seri 2022=100 menggantikan 2018=100 dan memperluas cakupan dari 90 kota ke 150 kabupaten/kota. Halaman ini tidak menyambung kedua seri itu.
Angka diambil langsung dari WebAPI BPS dengan kunci aplikasi terdaftar — bukan dari artikel berita, bukan dari agregator, dan bukan hasil penjumlahan kami sendiri. Kode pemanennya ada di repositori situs ini, lengkap dengan catatan tiga jebakan teknis yang harus dilewati agar API-nya menjawab. calcuid bukan situs resmi BPS; angka resmi ada di bps.go.id.
Cara mengutip halaman ini
calcuid, “Inflasi per kabupaten/kota”, calcuid.com, data per Agustus 2026, https://calcuid.com/inflasi/kota/
Disusun dan diperiksa oleh calcuid
Menyusun dan memeriksa data di calcuid.com. Halaman ini semula direncanakan per provinsi; rencananya diubah setelah pemeriksaan menunjukkan BPS tidak menerbitkan seri itu — dan angka provinsi tidak dikarang dari data kota.